Wali Kota Cirebon: Perbaikan Jalan Kota Cirebon Terus Berlanjut Hingga H-2 Idulfitri

Wali Kota Cirebon: Perbaikan Jalan Kota Cirebon Terus Berlanjut Hingga H-2 Idulfitri

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon terus mempercepat perbaikan infrastruktur menjelang arus mudik dan Hari Raya Idulfitri 1447/2026. Perbaikan jalan di sejumlah titik masih terus dilakukan hingga H-2 lebaran agar kondisi jalan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah menjelang momentum Lebaran, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode tersebut.

Menurutnya, sebagian pekerjaan perbaikan jalan di Kota Cirebon sudah selesai, meskipun masih ada beberapa titik yang masih dalam proses pengerjaan.

“Perbaikan jalan terus kita lakukan sampai H-2 Lebaran. Alhamdulillah sebagian sudah selesai, walaupun masih ada beberapa yang sedang kita kerjakan,” ujar Edo, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, selama ini banyak ruas jalan di Kota Cirebon yang mengalami kerusakan, terutama berupa lubang. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bergerak cepat melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali layak dilalui.

“Jalan-jalan di kota memang banyak yang berlubang. Alhamdulillah dengan kerja cepat dari PUTR, persoalan jalan ini bisa segera ditangani,” katanya.

Selain perbaikan jalan, kata Edo, Pemerintah Kota Cirebon juga melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan atau padam di sejumlah titik.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Cirebon tengah melakukan pendataan terhadap PJU yang tidak berfungsi. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 60 titik lampu penerangan jalan yang terpantau padam.

“Teman-teman dari Dishub sedang melakukan pengecekan. Data sementara ada sekitar 60 titik PJU yang padam,” ungkapnya.

Edo menambahkan, perbaikan PJU dilakukan secara bertahap karena sebagian lampu berada di jalur nasional maupun provinsi, sehingga penanganannya memerlukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

“Kalau jalur nasional kita harus berkomunikasi dengan kementerian, sedangkan untuk jalur provinsi harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Namun semuanya sudah kita komunikasikan,” jelasnya.

Ia berharap dalam waktu dekat seluruh lampu penerangan jalan yang padam dapat kembali berfungsi sehingga dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama menjelang arus mudik dan perayaan Lebaran. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *