Atraksi Seni Pertunjukan Cirebon, Inovasi Disbudpar Kabupaten Cirebon untuk Promosi Pariwisata
Cirebon,- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon terus berinovasi dalam meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.
Salah satunya melalui program Atraksi Seni Pertunjukan Cirebon, yang melibatkan kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan pelaku seni yang ada di Kabupaten Cirebon.
Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi pariwisata sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi berbagai kreasi seni budaya yang ada di Kabupaten Cirebon.
Kepala Bidang Promosi dan Ekonomi Kreatif Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suradilaga, S.Par menjelaskan Atraksi Seni Pertunjukan Cirebon merupakan program baru yang digagas tahun 2025.
“Saya sedang melakukan aksi perubahan, bagaimana mengoptimalkan promosi pariwisata di Kabupaten Cirebon. Salah satunya dengan mengkolaborasikan pelaku seni budaya dengan pelaku industri pariwisata yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujar Bayu kepada About Cirebon, Selasa (21/10/2025).
Bayu menambahkan, program ini melibatkan berbagai sektor industri seperti hotel, rumah makan, restoran, kafe, hingga tempat wisata milik swasta. Selain sebagai bentuk promosi, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi pelaku industri yang memberikan ruang tampil bagi kesenian lokal.
“Atraksi yang ditampilkan bisa berupa tari-tarian, musik tradisional, hingga pertunjukan seni lainnya. Ini kami harapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Cirebon,” katanya.
Bayu berharap, pada tahun-tahun berikutnya program ini bisa dijadwalkan secara rutin dan lebih terorganisir. Ia juga mengapresiasi antusiasme para pelaku seni dan industri pariwisata yang menyambut positif inisiatif tersebut.
“Bagi pelaku seni, program ini menjadi ruang ekspresi dan penampilan yang sebelumnya belum pernah ada. Ini juga bagian dari creative corner dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Bayu optimistis program ini dapat memperkuat identitas budaya Cirebon sebagai destinasi wisata yang kaya nilai tradisi.
“Dengan adanya program ini, kami ingin nuansa budaya semakin terasa ketika wisatawan datang ke Kabupaten Cirebon,” pungkas Bayu.
Sementara itu, Nono Warsono, General Manager Rumah Makan Klapa Manis menyampaikan dukungannya terhadap program Atraksi Seni Pertunjukan Cirebon. Menurutnya, keberadaan atraksi menjadi elemen penting dalam industri pariwisata.
“Dalam wisata, atraksi pertunjukan merupakan salah satu elemen penting. Apalagi di Kabupaten Cirebon banyak sekali pelaku seni yang bisa kita gandeng untuk memperkaya khazanah pariwisata daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, RM Klapa Manis berpartisipasi dalam kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) dengan menghadirkan pertunjukan tari dari Kampung Seni Gegesik.
“Kami ingin bersinergi dengan dinas, pelaku wisata, dan seniman agar semuanya bisa saling mendapat manfaat. Bagi para seniman muda, ini juga menjadi wadah untuk menyalurkan bakat dan melestarikan tradisi Cirebon,” tandasnya. (HSY)













