Biggy Rilis Album Perdana “Jag-Jag Waringkas”, Tonggak Baru Perjalanan Hip-Hopnya

Biggy Rilis Album Perdana “Jag-Jag Waringkas”, Tonggak Baru Perjalanan Hip-Hopnya

Cirebon,- Setelah lebih dari satu dekade berkarya di ranah hip-hop, Yuan Alfasa atau yang dikenal sebagai Biggy akhirnya merilis album penuh perdananya bertajuk Jag-Jag Waringkas. Album tersebut resmi diluncurkan pada 4 Februari 2026.

Perilisan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Biggy. Sejak 2010 ia konsisten bergerak di kultur hip-hop Indonesia, namun sebelumnya baru merilis mini album Aksi Mingguan pada 2019.

“Jag-Jag Waringkas hadir sebagai pernyataan personal, catatan hidup, sekaligus fase perjalanan seorang Biggy yang kini berada di titik transisi umur dan tanggung jawab,” ujar Biggy, Sabtu (7/2/2026).

Judul Jag-Jag Waringkas yang berarti “semoga sehat selalu”, kata Biggy, sengaja dibiarkan terbuka tanpa batasan tafsir. Biggy ingin pendengar memaknainya sesuai dengan konteks kehidupan masing-masing.

Dari sisi musikalitas, album ini berpijak kuat pada akar hip-hop yang membesarkan dirinya. Nuansa boombap, drumless beats, hingga tekstur suara piringan hitam lawas menjadi fondasi utama yang menghadirkan suasana intim dan reflektif.

“Meski begitu, eksplorasi tetap dilakukan di beberapa nomor untuk memberi ruang eksperimen tanpa meninggalkan karakter dasar,” katanya.

Menurut Biggu, proses produksi melibatkan kolaborasi sejumlah produser, di antaranya Timothy Waas, Tadahujan, Rafli Sulthan Zulfiqar, serta Biggy sendiri. Perpaduan tersebut menciptakan warna beragam namun tetap menyatu.

“Sentuhan scratch vinyl dari DJ Fengeye dan P-Nugosz, serta kontribusi gitar dari Tumbils dan Darizstorm, turut memperkaya lanskap suara album dengan lapisan emosional yang organik,” ungkapnya.

Biggy tidak menempatkan Jag-Jag Waringkas sebagai karya pembanding ataupun klaim keunikan di antara rilisan hip-hop lainnya. Album ini dibiarkan hadir sebagai dokumentasi personal yang akan menemukan pendengarnya sendiri.

Untuk distribusi, Jag-Jag Waringkas lebih dulu dirilis dalam format fisik sebagai bentuk keseriusan sekaligus upaya menghadirkan pengalaman yang lebih eksklusif. Rilisan perdana tersedia dalam bentuk CD lengkap dengan zine dan poster.

“Ke depan, merchandise tambahan akan menyusul, termasuk kemungkinan perilisan dalam format kaset,” terangnya.

Sementara itu, versi digital direncanakan hadir kemudian dengan opsi pembelian melalui Bandcamp.

Album ini dapat diperoleh dengan menghubungi melalui pesan langsung Instagram @thinktrackrecords, @thinktrack.store, maupun tautan yang tersedia di bio akun @bybiggy_.

Dalam konteks kolektif, Biggy dikenal sebagai bagian dari Jouska Record. Perilisan album ini juga mendapat dukungan dari Thinktrack Record, menandai kolaborasi lintas ekosistem yang tetap berangkat dari semangat independen.

Alih-alih mengarahkan bagaimana karyanya harus diterima, Biggy memilih melepas album tersebut menjadi milik publik sepenuhnya. Tanpa ekspektasi tertentu, setiap respons dari pendengar dianggap sah.

“Sebagaimana doa yang menyertai judulnya, Semoga jag-jag waringkas,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *