Cegah Banjir, DPUTR Kota Cirebon Bangun Dua Inlet Besar di Jalan Cipto

Cegah Banjir, DPUTR Kota Cirebon Bangun Dua Inlet Besar di Jalan Cipto

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terus menggencarkan langkah antisipasi banjir di sejumlah ruas jalan rawan genangan. Salah satu fokus penanganan dilakukan di Jalan Cipto Mangunkusumo (Cipto MK), khususnya pada sisi barat jalan.

Saat ini, DPUTR tengah membangun saluran masuk air berukuran besar atau inlet berkapasitas tinggi di kawasan tersebut.

Pantauan About Cirebon, pembangunan inlet dilakukan di dua lokasi, yakni di depan SMAK Penabur serta di depan Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Cirebon, Totong Kusmawan menjelaskan dua inlet yang sedang dikerjakan merupakan bagian awal dari rencana pembangunan total 14 inlet di sepanjang Jalan Cipto MK bagian barat.

“Untuk tahun ini baru dua titik yang direalisasikan. Secara keseluruhan, kami menargetkan ada 14 inlet di ruas tersebut,” ujar Totong, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, sebenarnya di kawasan tersebut sudah terdapat inlet, namun ukurannya sangat kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Kondisi ini diperparah dengan sedimentasi yang kerap menyebabkan saluran tersumbat.

“Diameter inlet lama hanya sekitar 10 sentimeter, sehingga air yang masuk sering membawa lumpur dan akhirnya menutup saluran,” jelasnya.

Berbeda dengan inlet sebelumnya, saluran baru yang dibangun memiliki dimensi cukup besar, yakni sekitar 2,3 meter x 2,3 meter dengan kedalaman lebih dari dua meter. Inlet tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan sungai yang berada di bawah Jalan Cipto MK.

“Air akan dialirkan ke sungai di bawah jalan dan mengarah ke belakang Hotel Grand Tryas. Sungainya cukup besar untuk menampung aliran air,” kata Totong.

Untuk proses pengerjaan, DPUTR menargetkan pembangunan dua inlet tersebut rampung sebelum 24 Desember. Setelah selesai, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana efektivitas inlet besar tersebut dalam mengurangi genangan air saat musim hujan.

“Nanti akan kami evaluasi. Harapannya, inlet ini bisa membantu mengurai aliran air dan meminimalisir potensi banjir,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *