Film Musuh Dalam Selimut Gelar Special Screening di Cirebon, Tayang Perdana 8 Januari 2026
Cirebon,- Menjelang penayangan perdananya pada 8 Januari 2026, film Musuh Dalam Selimut menggelar special screening di Ramayana Cirebon Square XXI, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/12/2025).
Pada agenda khusus tersebut, sejumlah pemeran turut hadir dan menyapa penonton, di antaranya Cakrawala Airawan dan Fitria Rasyidi. Kehadiran mereka mendapat sambutan antusias dari para penggemar film yang penasaran dengan cerita thriller-drama terbaru ini.
Film Musuh Dalam Selimut ini disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, sineas ternama yang dikenal dengan karya-karya emosional dan penuh ketegangan.
Dalam film ini, Hadrah tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga terlibat langsung sebagai produser eksekutif, menandai keseriusannya dalam menggarap proyek tersebut.
Mengangkat kisah rumah tangga sepasang suami istri muda, film ini menggambarkan kehidupan yang tampak harmonis dan penuh cinta.
Namun, keharmonisan tersebut mulai retak ketika seorang sahabat dekat datang dan perlahan terlibat terlalu jauh dalam kehidupan mereka.
Awalnya, kehadiran sang sahabat dianggap sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan emosional yang wajar. Namun seiring waktu, intensitas interaksi yang semakin tinggi justru memunculkan kecemburuan, kecurigaan, serta konflik batin yang mengancam keutuhan rumah tangga tersebut.
Untuk menghidupkan cerita, Hadrah Daeng Ratu menggandeng sejumlah aktor muda berbakat, seperti Yasmin Napper, Arbani Yasiz, Megan Domani, Fitria Rasyidi, Willem Bevers, Cakrawala Airawan, dan Chrismanto Eka Prastio.
Fitria Rasyidi menjelaskan film ini menyoroti hubungan pertemanan yang tampak dekat dan penuh kepercayaan, namun menyimpan niat tersembunyi.
“Ceritanya tentang seorang perempuan yang bersahabat sangat dekat, tapi ternyata punya misi. Untuk misinya seperti apa, mendingan kalian nonton langsung tanggal 8 Januari 2026,” ujar Fitria saat ditemui About Cirebon.
Ia juga menyampaikan pesan moral yang ingin disampaikan melalui film tersebut.
“Pesannya, kita harus hati-hati. Orang yang terlihat baik belum tentu benar-benar baik,” katanya.
Sementara itu, Cakrawala Airawan menilai Musuh Dalam Selimut sebagai film yang bisa menjadi tamparan bagi penonton agar lebih waspada dalam kehidupan sehari-hari.
“Di setiap aspek kehidupan, sebaik apa pun seseorang, kita tidak bisa langsung take for granted. Biasanya selalu ada satu atau dua hal yang bisa menjadi celah untuk kita disakiti,” ujarnya.
Ia pun berpesan agar penonton senantiasa membentengi diri dan tidak mudah percaya, serta berdoa agar dijauhkan dari orang-orang licik seperti yang digambarkan dalam film tersebut. (HSY)














