Gandeng Apjatel, Pemkot Cirebon Mulai Rapikan Kabel Semrawut

Gandeng Apjatel, Pemkot Cirebon Mulai Rapikan Kabel Semrawut

Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon mulai melakukan penataan kabel telekomunikasi yang selama ini terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan protokol, Kamis (19/2/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan ketertiban ruang publik.

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Cirebon menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (Apjatel) sebagai mitra kolaborasi.

Ketua Koordinator Wilayah Apjatel Jawa Barat, Yudiana Arifin mengatakan penataan kabel merupakan kewajiban seluruh operator. Menurutnya, langkah ini sudah menjadi komitmen bersama untuk mendukung program pemerintah daerah.

“Penataan ini memang kewajiban semua operator. Kami siap mengikuti arahan dari Bapak Wali Kota untuk tahapan selanjutnya, termasuk kemungkinan relokasi kabel. Nanti tentu ada tahapan administrasi seperti MoU dan PKS,”.ujar Yudiana.

Berdasarkan data Koordinator Daerah Apjatel Cirebon, kata Yudiana, saat ini terdapat sekitar 18 operator telekomunikasi yang beroperasi di Kota Cirebon. Seluruhnya akan terlibat dalam proses penataan tersebut.

Secara teknis, penataan dilakukan dengan membangun infrastruktur ducting atau jalur kabel bawah tanah terlebih dahulu. Kabel baru akan dipasang melalui ducting tersebut, sementara kabel lama yang sudah tidak layak pakai tidak akan digunakan kembali.

“Kita bangun dulu ducting-nya dan menggunakan kabel baru. Sistemnya nanti kabel yang di atas akan dipindahkan dan dirapikan. Semua pembiayaan ini tidak menggunakan APBD, melainkan hasil rereongan para operator,” jelasnya.

Yudiana menambahkan, kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan estetika kota dan meminimalisasi potensi bahaya akibat kabel yang menjuntai di udara. Apjatel, kata dia, akan mengikuti setiap arahan pemerintah daerah terkait kebijakan kolokasi maupun relokasi jaringan.

“Program serupa sebelumnya telah diterapkan di sejumlah daerah di Jawa Barat seperti Kota Bandung dan Kabupaten Subang,” terangnya.

Dengan tersedianya infrastruktur ducting di Kota Cirebon, menurut Yudiana, ke depan seluruh kabel akan ditempatkan di bawah tanah sehingga tiang-tiang kabel yang selama ini memenuhi tepi jalan dapat dihilangkan.

“Melalui penataan ini, diharapkan wajah Kota Cirebon menjadi lebih rapi dan nyaman dipandang, sekaligus mendukung terciptanya tata ruang perkotaan yang aman dan modern,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *