Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah ICE Autonation 2026, Ajang Otomotif dan Seni Berskala Nasional
BisnisCirebon – Kota Cirebon menjadi tuan rumah seri kedua Indonesia Contest Exhibition Autonation 2026, ajang otomotif dan hiburan yang digelar selama dua hari, 11–12 April 2026, di Transmart Cirebon, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo.
Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi bagi komunitas otomotif, seni, dan generasi muda untuk menampilkan kreativitas mereka. Setelah sukses membuka rangkaian tur nasional di Palembang pada Januari 2026, ICE Autonation hadir di Cirebon dengan konsep yang lebih meriah.
Berbagai agenda digelar dalam acara ini, mulai dari kontes modifikasi kendaraan, pertunjukan musik, hingga kompetisi fotografi yang diikuti peserta dari berbagai daerah.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai ICE Autonation mampu menjadi ruang positif yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
“Agenda seperti ICE ini menjadi bukti nyata bahwa hobi dan kegemaran, baik di bidang otomotif maupun seni pertunjukan, jika dikelola secara profesional dan diberikan ruang yang tepat, dapat berkembang menjadi industri yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pemuda saat ini menjadi isu penting. Ia menegaskan bahwa potensi ekonomi tidak lagi hanya bertumpu pada sumber daya alam, tetapi juga pada ide, inovasi, dan kreativitas generasi muda.
Lebih lanjut, Farida menilai kegiatan seperti ICE juga berperan dalam membentuk karakter anak muda. Di tengah derasnya arus informasi dan tren global, generasi muda dituntut memiliki jati diri, daya saing, serta standar kualitas yang baik.
Melalui berbagai kompetisi seperti modifikasi kendaraan berstandar nasional, fotografi, hingga penampilan musik, ajang ini dinilai mampu menumbuhkan mentalitas juara, sportivitas, dan semangat berkarya.
Ia pun berharap generasi muda di Kota Cirebon tidak hanya menjadi penikmat tren, tetapi juga mampu menjadi kreator yang mengubah tantangan menjadi peluang ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Selain itu, kehadiran ruang ekspresi inklusif seperti ICE Autonation di area publik dinilai efektif mempererat hubungan antar komunitas sekaligus mengarahkan anak muda pada aktivitas positif dan produktif.
Farida juga berpesan kepada para peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum mengukur kemampuan, menambah pengalaman, serta memperluas jejaring.
“Bagi Pemerintah Kota Cirebon, kehadiran anak-anak muda kreatif adalah aset berharga bagi masa depan daerah. Mari kita jadikan Kota Cirebon bukan hanya tempat tinggal, tetapi rumah kreatif yang nyaman bagi tumbuhnya inovasi,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia.**














