Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 388 Personel Keamanan

Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 388 Personel Keamanan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai tanda dimulainya kesiapan menghadapi masa Posko Angkutan Lebaran 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Stasiun Cirebon, Jumat (13/3/2026). Apel dipimpin oleh Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto, dan diikuti oleh unsur TNI, Kepolisian wilayah Kota Cirebon, komunitas pecinta kereta api, serta para pegawai KAI Daop 3 Cirebon.

Vice President Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto menyampaikan apel gelar pasukan ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh personel dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.

Menurutnya, KAI Daop 3 Cirebon telah menyiapkan berbagai aspek keselamatan, mulai dari sarana dan prasarana perkeretaapian, layanan angkutan penumpang dan barang, kesiapan sumber daya manusia (SDM), hingga pengamanan perjalanan kereta api.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan seluruh personel Posko Angkutan Lebaran 2026 yang akan bertugas mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026,” ujar Sigit.

Ia menjelaskan, berbagai persiapan telah dilakukan, salah satunya melalui pelaksanaan ramp check atau inspeksi kelengkapan Standar Pelayanan Minimum (SPM), baik pada sarana, prasarana perkeretaapian, maupun fasilitas di stasiun.

Selain itu, jajaran Direksi KAI juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kesiapan stasiun dalam melayani penumpang, pemeriksaan kantor unit pelaksana teknis (UPT) pendukung, serta pemantauan daerah khusus menggunakan kereta inspeksi.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 3 Cirebon juga telah melakukan berbagai langkah mitigasi dan antisipasi.

Pada aspek sarana perkeretaapian, disiapkan sejumlah fasilitas posko seperti lokomotif cadangan di Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Cirebon, kereta pembangkit di Stasiun Cirebon, serta crane di Depo Lokomotif Cirebon.

Sementara itu, pada aspek keselamatan prasarana, Daop 3 Cirebon menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) serta Change Unit Spare Part di sejumlah titik strategis. Selain itu, petugas prasarana tambahan juga disiagakan, seperti petugas jaga perlintasan, petugas pemeriksa jalur, serta petugas di daerah rawan.

Untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api dan keselamatan penumpang, KAI Daop 3 Cirebon mengerahkan sebanyak 388 personel keamanan. Jumlah tersebut terdiri dari 102 personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), 166 personel security, serta 70 personel bantuan dari TNI dan Polri.

Sinergi dengan TNI dan Polri juga dilakukan melalui peningkatan patroli keamanan di stasiun maupun sepanjang jalur rel, terutama di titik-titik yang berpotensi rawan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami juga meningkatkan aksi keselamatan atau safety action dengan penambahan personel di daerah pemantauan khusus, pendampingan Awak Sarana Perkeretaapian pada jam rawan kelelahan, pemantauan waktu istirahat di Griya Karya KAI, serta random check Napza kepada petugas frontliner guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026,” ungkapnya.

Di bidang pelayanan, kata Sigit, KAI Daop 3 Cirebon juga menambah delapan orang Customer Service Mobile (CSM) yang akan bertugas di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan selama masa Angkutan Lebaran.

Selain itu, terdapat pula 40 petugas posko bantuan dari komunitas pecinta kereta api, di antaranya Edansepur Cirebon, IRPS Korwil Cirebon, KRD3, serta IRPS Korwil Brebes. Mereka akan bertugas di beberapa stasiun, seperti Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Haurgeulis, Stasiun Jatibarang, dan Stasiun Brebes.

“Seluruh petugas pelayanan pelanggan tersebut telah mendapatkan pembinaan serta pembekalan service excellent, mulai dari aspek penampilan (performance), grooming, perilaku (behavior), hingga kemampuan komunikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” bebernya.

Pada bidang layanan kesehatan, Daop 3 Cirebon juga menempatkan petugas paramedis, dokter, serta ambulans posko di sejumlah stasiun besar, seperti Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Arjawinangun, dan Stasiun Brebes.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat, seperti rumah sakit dan puskesmas di sepanjang jalur kereta api, untuk mengantisipasi apabila terdapat penumpang yang mengalami kondisi darurat,” jelas Sigit.

Selama masa Angkutan Lebaran 2026, di wilayah Daop 3 Cirebon akan melayani sebanyak 171 perjalanan kereta api setiap harinya. Jumlah tersebut terdiri dari 131 perjalanan KA penumpang reguler dan 40 perjalanan KA tambahan Lebaran.

“Semoga dengan persiapan yang matang dari seluruh aspek, serta kolaborasi dan sinergi semua pihak, Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan tenang, aman, nyaman, dan selamat. Kami berharap seluruh pengguna jasa kereta api dapat menikmati momen mudik dengan lebih menyenangkan,” tutup Sigit. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *