Pawon Bogana Kembali Hadir di Keraton Kacirebonan: Kuliner Keraton dan Budaya Cirebon dalam Satu Sajian
Cirebon,- Nasi Bogana, kuliner otentik warisan Keraton Cirebon yang telah tercatat sejak abad ke-15, kini kembali dapat dinikmati masyarakat luas melalui Pawon Bogana di Keraton Kacirebonan, Jalan Pulasaren, Kota Cirebon.
Dahulu, Nasi Bogana hanya tersaji pada momen sakral keraton dan menjadi hidangan istimewa dalam perjamuan keluarga bangsawan.
Namun, sejak 2014 Sultan Kacirebonan IX bersama Permaisuri memprakarsai berdirinya Pawon Bogana, sajian berkonsep perpaduan tradisi, seni, dan budaya yang menghadirkan cita rasa autentik khas keraton.
Perwakilan Keraton Kacirebonan, Ratu Azimah menyampaikan Nasi Bogana bukan sekadar kuliner, tetapi juga simbol kemakmuran, rasa syukur, dan identitas budaya.
“Melalui Pawon Bogana, kami ingin resep khas keraton ini tidak hanya hidup di dalam tembok keraton, tapi juga bisa dinikmati masyarakat luas,” ujar kepada About Cirebon, Sabtu (20/9/2025).
Setelah sempat berhenti beroperasi pada 2019 dan hanya melayani reservasi khusus rombongan wisata, Pawon Bogana kembali dibuka pada 2025 dengan konsep lebih segar.
Kini, kata Ratu Azimah, masyarakat bisa menikmatinya Nasi Bogana di Keraton Kacirebonan setiap Sabtu dan Minggu pukul 16.00–23.00 WIB tanpa perlu reservasi.
“Awalnya sempat reservasi dulu saat pertama dibuka, tapi ternyata operasional berjalan lancar. Sekarang pengunjung bisa datang langsung,” katanya.
Soal harga, kata Ratu Azimah, harga Nasi Bogana dibuat terjangkau, mulai dari Rp10.000 hingga Rp40.000. Sementara untuk aktivitas budaya, workshop tersedia dengan tarif Rp35.000 dan photobooth seharga Rp28.000.
Pawon Bogana, menurut Ratu Azimah, tidak hanya menyajikan kuliner, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang menyeluruh.
Setiap pengunjung mendapat fasilitas gratis masuk Museum Keraton Kacirebonan, sehingga dapat menikmati sejarah sekaligus kuliner dalam satu kunjungan.
Selain itu, tersedia berbagai workshop budaya, mulai dari melukis topeng, belajar gamelan, hingga menari tradisional.
Pengunjung juga bisa berfoto di photobooth bernuansa keraton serta membawa pulang souvenir khas Cirebon dari galeri yang tersedia.
Pawon Bogana dirancang bukan hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini.
“Kami ingin setiap suapan Nasi Bogana menghadirkan rasa, cerita, dan kebanggaan akan warisan budaya Keraton Kacirebonan,” kata Ratu Azimah.
Ke depan, pihak keraton berencana membuka Pawon Bogana setiap hari serta menghadirkan kembali pertunjukan budaya reguler seperti pada masa sebelumnya.
“Dengan konsep ini, Pawon Bogana hadir sebagai ruang bagi masyarakat untuk menikmati kuliner, merasakan atmosfer sejarah, sekaligus melestarikan budaya Cirebon,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia (HSY)
The post Pawon Bogana Kembali Hadir di Keraton Kacirebonan: Kuliner Keraton dan Budaya Cirebon dalam Satu Sajian appeared first on About Cirebon.















