Pemkot Cirebon Percepat Implementasi SIKN-JIKN, Perkuat Transparansi dan Pelestarian Arsip Daerah
Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat transparansi informasi publik, sekaligus pelestarian sejarah daerah melalui penandatanganan Komitmen Percepatan Implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan seluruh memori kolektif Kota Cirebon terjaga dengan baik serta dapat diakses secara mudah oleh masyarakat luas melalui portal kearsipan nasional yang dikelola Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penandatanganan komitmen tersebut berlangsung di Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Rabu (28/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton, S.H., M.H., serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.AP., M.Si., menegaskan implementasi SIKN dan JIKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.
“Arsip adalah identitas dan memori kolektif bangsa. Melalui integrasi ke dalam jaringan nasional ini, kami ingin memastikan bahwa data sejarah dan informasi kearsipan Kota Cirebon tidak hanya tersimpan, tetapi juga ‘hidup’ serta dapat diakses dengan cepat dan akurat oleh masyarakat maupun peneliti melalui portal ANRI,” ujar Edo dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengelolaan arsip daerah. Pihaknya menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, khususnya dalam proses akuisisi arsip statis.
“Saya tegaskan, tidak boleh ada lagi ego sektoral dalam pengelolaan data. Integrasi ini merupakan kerja kolektif. Kualitas data yang diinput ke dalam sistem nasional akan mencerminkan profesionalitas birokrasi Kota Cirebon di tingkat pusat,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemerintah Kota Cirebon. Menurutnya, Cirebon memiliki kekayaan sejarah yang besar dan layak menjadi bagian penting dalam simpul jaringan informasi kearsipan nasional.
“Kehadiran SIKN dan JIKN akan membantu pemerintah daerah dalam menyajikan informasi yang terverifikasi dan aman. ANRI siap memberikan pendampingan teknis agar percepatan ini berjalan optimal, sehingga Kota Cirebon dapat menjadi salah satu simpul jaringan informasi kearsipan terbaik di Indonesia,” jelas Rudi Anton.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cirebon, Gunawan menyampaikan tahapan selanjutnya adalah melakukan pemetaan serta digitalisasi arsip-arsip penting di masing-masing perangkat daerah untuk segera diintegrasikan ke dalam sistem nasional.
“Melalui komitmen percepatan implementasi SIKN dan JIKN ini, Pemerintah Kota Cirebon siap menjadi daerah yang melek informasi kearsipan berbasis teknologi digital, sekaligus menjaga warisan sejarah untuk generasi mendatang,” katanya. (HSY)














