Pemkot Cirebon Rencanakan Tata Kabel Fiber Optik ke Bawah Tanah, Wujudkan Kota Lebih Rapi dan Nyaman
Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon mulai melangkah ke tahap lanjutan dalam upaya memperbaiki wajah kota. Setelah sebelumnya fokus pada pembenahan infrastruktur jalan sepanjang 2025, kini perhatian diarahkan pada persoalan kabel fiber optik yang dinilai mengganggu estetika kawasan perkotaan.
Di sejumlah ruas jalan utama, kondisi kabel udara terpantau tidak tertata. Dalam satu titik bahkan berdiri banyak tiang penyangga yang menampung jaringan dari berbagai penyedia layanan internet.
Situasi ini membuat penataan trotoar dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dekoratif yang telah dilakukan belum terlihat optimal.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah Jalan Kartini. Meski kawasan tersebut sudah dipercantik, keberadaan kabel yang menjuntai di sisi jalan justru menutupi keindahan tata kota yang telah dibangun.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengungkapkan pemerintah daerah telah memulai pembahasan teknis bersama pihak terkait untuk merumuskan solusi penataan jaringan telekomunikasi.
“Kami berkomitmen mengakhiri kesan semrawut kabel udara. Tahap awalnya dilakukan melalui audiensi dan pemaparan rencana penempatan utilitas fiber optik yang lebih tertib,” ujar Edo, Rabu (14/1/2026).
Menurut Edo, penataan kabel bukan semata persoalan visual, melainkan bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang nyaman dan layak dinikmati masyarakat. Oleh karena itu, Pemkot merencanakan pemindahan jaringan kabel udara ke bawah tanah melalui sistem ducting terpadu.
Melalui skema tersebut, kata Edo, jalur khusus akan dibangun di bawah permukaan tanah untuk menampung seluruh jaringan kabel, sehingga tidak lagi bergantung pada tiang-tiang udara.
“Penataan utilitas bawah tanah ini juga menyangkut aspek keamanan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Edo menambahkan, sistem utilitas terintegrasi diyakini dapat mengurangi potensi gangguan fisik maupun masalah teknis pada layanan internet. Selain menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi, kebijakan ini juga diharapkan menghadirkan konektivitas yang lebih stabil bagi masyarakat.
“Ke depan, warga Kota Cirebon bisa menikmati kota yang tertata sekaligus layanan internet yang andal,” pungkasnya. (HSY)














