Pengerukan Kali Sukalila Masuk Segmen Baru, BBWS Targetkan Rampung April 2026
Cirebon,- Proses pengerukan sedimentasi di Kali Sukalila masih terus berlangsung. Pekerjaan yang dimulai sejak akhir Januari 2026 itu kini telah memasuki segmen Sukalila setelah sebelumnya menyelesaikan pengerukan di wilayah Kalibaru.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung (BBWS Cimancis), Dwi Agus Kuncoro mengatakan progres pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Saat ini, alat berat sudah dipindahkan untuk menangani endapan lumpur di segmen Sukalila.
“Kalibaru sudah selesai, sekarang fokus di Sukalila,” ujar Agus, Rabu (25/2/2026).
Ia memperkirakan pengerjaan di segmen tersebut memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga pekan. Jika tidak ada kendala berarti, normalisasi di titik ini ditargetkan rampung pada akhir Maret atau paling lambat awal April 2026.
Setelah itu, pengerukan akan dilanjutkan ke wilayah Muara Sukalila. Menurut Agus, pekerjaan di kawasan muara membutuhkan metode berbeda karena kondisi sungai yang tidak memungkinkan dikerjakan dari darat.
“Untuk Muara Sukalila akan menggunakan alat berat amfibi, karena karakter sungainya berbeda dan harus dikerjakan dari tengah,” jelasnya.
BBWS saat ini mengoperasikan satu unit alat berat dengan dukungan tiga armada angkutan. Meski jumlah armada dinilai belum ideal, pihaknya memastikan seluruh sumber daya yang tersedia dimaksimalkan untuk mempercepat proses pengerukan.
Material hasil pengerukan tetap dibuang di kawasan pesisir Kesenden sesuai rencana awal. Agus menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola sehingga tidak terikat kontrak waktu yang kaku.
Secara keseluruhan, proses normalisasi sungai ditargetkan selesai pada April 2026. Setelah tahap tersebut tuntas, BBWS akan melanjutkan ke agenda penataan kawasan yang dijadwalkan berlangsung hingga Desember mendatang.
“Normalisasi selesai April, kemudian masuk tahap penataan sampai akhir tahun,” pungkasnya. (HSY)














