Volume Sampah di TPA Kopiluhur Kota Cirebon Meningkat Selama Ramadan 2026

Volume Sampah di TPA Kopiluhur Kota Cirebon Meningkat Selama Ramadan 2026

Cirebon,- Volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur, Kota Cirebon, mengalami peningkatan selama Ramadan 2026. Hal ini terlihat dari bertambahnya frekuensi kendaraan pengangkut sampah yang masuk ke lokasi pembuangan.

Kepala UPT TPA Kopiluhur Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Entis Sutisna mengatakan pada hari biasa volume sampah yang masuk ke TPA Kopiluhur berkisar sekitar 200 ton per hari. Namun selama bulan Ramadan jumlah tersebut mengalami kenaikan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Selama Ramadan intensitas sampah memang lebih tinggi. Kalau biasanya satu titik hanya satu rit truk, sekarang bisa sampai tiga rit,” ujar Entis, Selasa 10/3/2026).

Menurutnya, peningkatan sampah tersebut dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama dari sektor rumah tangga serta kegiatan perdagangan yang lebih ramai selama Ramadan.

Entis menjelaskan, TPA Kopiluhur memiliki luas sekitar 14 hektare. Dari total luas tersebut, sekitar delapan hektare sudah terisi timbunan sampah. Bahkan pada area dekat pintu masuk, tinggi tumpukan sampah telah mencapai sekitar 15 meter.

Ia menambahkan, penumpukan sampah di area pintu masuk juga dipengaruhi oleh kondisi musim hujan yang menghambat proses pembuangan di bagian dalam TPA.

Setelah hujan turun, kondisi jalan menuju lokasi pembuangan sering kali menjadi rawan amblas. Hal ini membuat kendaraan pengangkut sampah kesulitan untuk menjangkau titik pembuangan di bagian dalam.

Untuk mengatasi hal tersebut, pengelola TPA Kopiluhur kini menyiapkan jalur pembuangan baru di area yang lebih rendah agar proses pembuangan sampah tetap berjalan lancar.

“Di bagian depan sudah tidak memungkinkan untuk pembuangan, sehingga kami membuka akses ke area bawah. Saat ini masih dalam tahap uji coba karena cuaca sedang cerah,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap akses jalan menuju lokasi pembuangan dapat segera diperbaiki, salah satunya melalui pengecoran jalan agar tidak mudah rusak saat musim hujan.

Dengan perbaikan akses tersebut, diharapkan proses pengangkutan dan pembuangan sampah dapat terus berjalan lancar meskipun cuaca tidak menentu.

Selain itu, pengelola TPA Kopiluhur juga tengah mempersiapkan penerapan sistem sanitary landfill sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

“Harapannya, tumpukan sampah yang saat ini berada di area dekat pintu masuk bisa berangsur-angsur berkurang,” pungkas Entis. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *