Warung Nasi di Gang Kampus, Hidden Gem Kuliner Mahasiswa UIN Siber dan Untag Cirebon
BisnisCirebon.com – Di tengah riuhnya aktivitas perkuliahan di sekitar kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), terdapat sebuah warung sederhana yang menjadi favorit mahasiswa.
Terletak di kawasan Kandang Perahu, tepatnya di Gang Kampus yang menghubungkan kedua universitas, warung ini dikenal dengan sajian rumahan, porsi melimpah, serta harga yang ramah di kantong.
Meski tampil sederhana dan jauh dari kesan modern, warung ini menawarkan menu harian ala rumah seperti ayam goreng, tempe orek, tumis sayur, balado kentang, hingga sambal terasi yang bikin nagih. Dengan hanya merogoh kocek puluhan ribu rupiah, pelanggan sudah bisa menyantap hidangan lengkap dengan porsi memuaskan.
Sebagian besar pelanggan warung ini adalah mahasiswa dari UIN Siber dan Untag. Banyak yang mengetahui tempat makan ini melalui rekomendasi teman.
“Awalnya diajak teman ke sini. Tempatnya memang agak masuk gang, tapi makanannya enak dan murah banget. Cocok buat anak kos,” kata Nova (21), mahasiswa semester tujuh UIN Siber.
Meski sudah lama berdiri, warung ini baru benar-benar ramai sejak perkuliahan tatap muka kembali berjalan pasca pandemi. Mahasiswa yang ingin mencari alternatif makan di luar kantin kampus kemudian menemukan warung ini sebagai pilihan utama.
Lokasinya yang tersembunyi membuat warung ini bagaikan “hidden gem” kuliner di kawasan kampus. Tanpa promosi besar-besaran atau kehadiran di aplikasi peta digital, warung ini justru populer lewat promosi mulut ke mulut antar mahasiswa.
Dengan kualitas rasa yang konsisten, pelayanan ramah, dan harga terjangkau, banyak mahasiswa berharap warung ini tetap mempertahankan kesederhanaannya meski nantinya makin dikenal luas.
Warung nasi di Gang Kampus ini seolah menjadi bukti bahwa kepuasan kuliner tidak selalu datang dari restoran mewah atau tempat viral di media sosial. Justru di balik gang-gang kecil yang jarang dilirik, terdapat permata kuliner yang tak kalah menggoda. (Mufidah Fatin Adryani)**















