Harlah 1 Abad NU, PCNU Kabupaten Cirebon Gelar Istighosah Akbar dan Potong 100 Tumpeng
Cirebon,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon akan memperingati satu abad perjalanan NU dengan menggelar kegiatan bernuansa religius sekaligus kebangsaan. Agenda yang disiapkan meliputi istighosah akbar serta ziarah ke makam para ulama dan perintis NU di wilayah Cirebon.
Istighosah akbar direncanakan berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026 di halaman Kantor PCNU Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan pemotongan 100 tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas usia NU yang telah memasuki satu abad, sekaligus memanjatkan doa demi keselamatan bangsa.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie mengatakan peringatan harlah NU kali ini dilaksanakan secara sederhana namun tetap penuh makna.
Menurutnya, kondisi bangsa yang tengah dilanda berbagai bencana menjadi pertimbangan untuk lebih menonjolkan sisi kepedulian sosial.
“Acara kami buat sederhana tanpa mengurangi esensinya. Apalagi saat ini banyak saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Kiai Aziz, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebutkan, PCNU Kabupaten Cirebon juga melakukan penggalangan dana kemanusiaan. Dana yang terkumpul sementara mencapai sekitar Rp100 juta dan akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh serta beberapa daerah lain yang membutuhkan.
Istighosah ini nantinya diikuti para kiai, santri, pengurus, serta unsur keluarga besar NU di Kabupaten Cirebon. Doa bersama tersebut menjadi wujud ikhtiar spiritual agar organisasi yang didirikan para ulama itu terus memberi maslahat bagi umat dan negara.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan ziarah ke makam tokoh-tokoh penting NU sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka dalam membesarkan jam’iyah.
Ketua Panitia Peringatan Harlah NU ke-100 Masehi PCNU Kabupaten Cirebon, Ustaz Moh Abdul Hakim, menjelaskan sejumlah lokasi yang akan diziarahi antara lain Makam Sunan Gunung Jati, KH Abbas Buntet, KH Amin, KH Solihin Ciwaringin, serta KH Abdul Halim Majalengka.
“Kegiatan ini akan melibatkan seluruh elemen NU, baik dari PCNU, MWCNU, lembaga dan badan otonom, hingga Forkopimda dan para tamu undangan,” katanya.
Sebanyak 100 tumpeng yang telah disiapkan nantinya akan dipotong bersama sebagai lambang kebersamaan dan rasa syukur keluarga besar NU.
Melalui momentum satu abad ini, pihaknya berharap Nahdlatul Ulama semakin kuat menjaga tradisi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta konsisten berperan dalam kehidupan berbangsa.
“Dengan tema ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia’, kami berharap NU terus maju dan memberi kontribusi nyata bagi negeri,” pungkasnya. (HSY)














