Audisi D’Academy 8 di Cirebon Diserbu Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah
BisnisCirebon – Antusiasme pecinta musik dangdut kembali membara dalam audisi D’Academy 8 yang digelar di Stadion Watubelah, Minggu (3/5/2026). Ratusan peserta dari Cirebon hingga berbagai daerah di Indonesia memadati lokasi demi mengadu bakat dan meraih kesempatan tampil di panggung nasional.
Sebelum menyambangi Cirebon, rangkaian audisi telah digelar di sejumlah kota seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Medan, Kabupaten Sidenreng Rappang, dan Makassar sejak 18 April 2026.
Dalam audisi offline di Cirebon, kehadiran Melly Lee serta April DA7 turut memeriahkan suasana. Keduanya hadir sebagai juri sekaligus bintang tamu yang memberikan semangat kepada para peserta.
Direktur Emtek, Harsiwi Achmad, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme peserta dan pemirsa pada musim sebelumnya menjadi alasan kuat Indosiar kembali menghadirkan ajang ini.
“Kami sangat menghargai antusiasme luar biasa yang ditunjukkan peserta dan pemirsa. Prestasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi Indosiar untuk segera memulai D’Academy 8,” ujarnya.
Ia menambahkan, audisi tahun ini kembali dibuka secara online dan offline untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi talenta dangdut dari berbagai daerah. Kehadiran alumni D’Academy dan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para peserta.
“Kami berharap kehadiran mereka bisa memacu semangat peserta agar tampil maksimal dan siap melangkah ke panggung besar di Jakarta,” tambahnya.
Salah satu peserta, Wahyu Ramadan asal Riau, mengaku menempuh perjalanan panjang demi mengikuti audisi di Cirebon. Ia bahkan menghabiskan waktu hampir tiga hari tiga malam untuk sampai ke lokasi.
“Saya sengaja datang ke sini. Perjalanan dari Riau hampir tiga hari tiga malam. Persiapannya tentu vokal, latihan setiap hari, outfit, biaya perjalanan, dan mental,” ungkap Wahyu.
Bagi Wahyu, mengikuti audisi ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga perjuangan untuk membahagiakan orang tuanya.
“Harapan saya bisa membahagiakan mama. Kalau saya lolos, itu akan jadi hadiah terbesar buat beliau,” katanya.
Hal serupa disampaikan Dandi Saputra (22), peserta asal Sumatera Selatan. Ia memilih mengikuti audisi di Cirebon setelah tidak sempat hadir di lokasi sebelumnya.
“Perjalanan dari Sumatera Selatan ke sini sekitar dua hari satu malam. Yang penting latihan, karena itu sangat membantu,” ujarnya.
Dandi mengaku termotivasi untuk membanggakan orang tua sekaligus mengembangkan bakat bermusiknya melalui ajang ini.
“Motivasi utama tentu ingin membanggakan orang tua. Saya juga ingin seperti para senior yang sudah sukses. Insya Allah optimis, karena sudah jauh-jauh datang ke sini, jadi harus tampil maksimal,” tuturnya.**














