Menyelami Sejarah Goa Sunyaragi: Taman Air Keraton yang Sarat Makna dan Keindahan
Cirebon, Jawa Barat — Di tengah hiruk-pikuk kota Cirebon, berdiri sebuah bangunan kuno bersejarah, menyimpan banyak cerita dari masa lalu.
Gua Sunyaragi, salah satu destinasi wisata yang memiliki bangunan unik dan mempesona di setiap sudutnya. Berbagai kalangan, seperti anak sekolah, mahasiswa dan wisatawan umum datang berkunjung untuk mencaritahu sejarah yang tersembunyi di setiap bangunannya.
Sunyaragi berasal dari gabungan dua kata bahasa Sansekerta, Sunya dan Ragi. Kata “sunya” memiliki arti sepi, sedangkan kata “ragi’ memiliki arti raga.
Dari dua kata itu Sunyaragi dapat diartikan sebagai tempat untuk menyepi, meditasi, dan istirahat bagi para Sultan dan keluarganya.
Gua Sunyaragi, sering disebut juga dengan ‘Taman Air’ Keraton, karena pada masa lalu kawasan ini merupakan wilayah yang dikelilingi oleh danau dan aliran air yang sangat banyak, serta memiliki sistem kanal dan irigasi yang luar biasa.
Selain dari sejarahnya, bangunan Gua Sunyaragi juga sangat unik karena arsitektur bangunannya menyerupai gua asli.
Semua disusun dengan menggunakan batu, bata, dan batu karang dengan berbagai macam bentuk. Ada yang berbentuk Barongsai (Goa Arga Jumut), Ular, Laba-laba, Garuda, dan Gajah. Adapun bangunan berbagai macam ruangan seperti Bangsal Jinem, Gua Pengawal, Gua Pawon (dapur), Gua Pande Kemasan (bengkel senjata), Gua Padang Ati (bertapa), Gua Langse (bersemedi), dan Mande Beling yang dihiasi pecahan beling.
Banyak pelajar dan mahasiswa yang menjadikan Gua Sunyaragi sebagai destinasi edukasi. Mereka datang tidak hanya untuk berfoto, tetapi juga menggali cerita di balik setiap sudutnya.
“Awalnya saya kira ini cuma tempat wisata biasa, tapi ternyata banyak sekali nilai sejarah yang bisa digali di sini,” kata Meli, mahasiswi Jurusan Sejarah dari salah satu universitas di Cirebon yang sedang berkeliling mencaritahu sejarah Gua Sunyaragi untuk memenuhi tugas kuliah.
“Melihat langsung bangunan kuno ini, rasanya sejarah tidak lagi hanya sekadar teks di buku. Saya jadi lebih mudah memahami konteks kehidupan bangsawan Cirebon zaman dulu.”
Jika ingin menikmati kunjungan dengan maksimal, datanglah pada pagi hari ketika matahari belum terlalu terik. Menyewa pemandu wisata lokal juga sangat disarankan.
Mereka akan menceritakan kisah-kisah di balik setiap sudut goa dengan harga terjangkau. Goa Sunyaragi adalah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari rutinitas dan menyelami kekayaan budaya Cirebon karena perpaduan keindahan sejarah dan arsitektur unik yang luar biasa. (Penulis : Isfa’ Khaerunnisa Amalia A. dan Adellya Puspita Sari)













