Nutrihub Cirebon Dorong Ekosistem Sehat di Sekolah Lewat Health Talk Bersama Guru PJOK

Cirebon,- Nutrihub Cirebon menggelar kegiatan Health Talk bersama para guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) se-Cirebon, Sabtu (25/10/2025).

Acara yag berlangsung di Kantor Nutrihub Cirebon, sebagai upaya memperkuat peran guru dalam membangun ekosistem hidup sehat di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut menghadirkan Mardi Wu, CEO Nutrihub, serta Ghesa Nalan, Lecturer di Universitas Parahyangan sekaligus Grand Finalist The New L-Men of The Year (TNLOTY) 2025, sebagai narasumber.

Mardi Wu menjelaskan Nutrihub aktif berkolaborasi dengan berbagai sekolah untuk menanamkan gaya hidup sehat di kalangan pelajar. Ia menilai, guru PJOK memiliki peran strategis dalam menggerakkan semangat hidup sehat di sekolah.

“Kami percaya Bapak/Ibu Guru PJOK adalah stakeholder penting di sekolah yang dapat menggerakkan hidup sehat. Karena itu, hari ini kami ingin saling berbagi inspirasi dan memperkuat komitmen untuk menghadirkan program-program kesehatan yang berkelanjutan,” ujar Mardi kepada About Cirebon.

Mardi menambahkan, dalam sesi kali ini pihaknya memberikan materi seputar pilar-pilar hidup sehat dan pentingnya mendapatkan informasi kesehatan yang akurat.

“Niat baik untuk hidup sehat tidak akan efektif tanpa informasi yang benar. Karena itu, penting bagi kita untuk mencari informasi yang tepat dan menjadi teladan atau role model bagi peserta didik,” jelasnya.

Menurut Mardi, guru PJOK merupakan figur penting yang dapat menjadi contoh nyata dalam penerapan hidup sehat di sekolah. Melalui keteladanan guru, diharapkan budaya hidup sehat dapat menular ke siswa, guru lain, hingga kepala sekolah.

Lebih lanjut, Mardi juga memperkenalkan program NutriPET (Nutrifood Physical Education Teacher), yaitu inisiatif Nutrihub untuk membekali guru PJOK dengan pelatihan dan pendampingan dalam menciptakan kegiatan sehat di sekolah.

“Program NutriPET batch pertama sudah selesai, dan ke depan kami akan membuka batch kedua. Melalui program ini, kami ingin terus mengajak guru PJOK untuk berperan aktif dalam mengembangkan program-program hidup sehat di sekolah,” katanya.

Mardi berharap dengan kegiatan seperti ini, semakin banyak guru PJOK yang menjadi penggerak hidup sehat di sekolah masing-masing.

“Semakin banyak guru PJOK yang mampu menggerakkan sekolahnya untuk hidup sehat, maka semakin banyak pula masyarakat Indonesia yang sehat. Ini adalah bekal penting menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *