Okupansi Hotel Menurun, Disbudpar Kota Cirebon Siapkan Strategi Tingkatkan Kunjungan
Cirebon,- Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025 berdampak pada industri perhotelan, termasuk di Kota Cirebon.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengungkapkan dalam dua bulan pertama tahun ini, yakni Januari dan Februari 2025, terjadi penurunan okupansi hotel dan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
“Secara okupansi, baik hunian hotel maupun MICE mengalami penurunan signifikan. Bahkan, khusus untuk MICE, saat ini hampir tidak ada kegiatan sama sekali,” ujar Agus, Sabtu (22/2/2025).
Menurut Agus, meskipun awal tahun biasanya memang cenderung mengalami penurunan okupansi, kondisi tahun ini lebih parah karena tidak adanya kegiatan dari kementerian, provinsi, maupun kabupaten/kota yang diselenggarakan di hotel.
Untuk menyikapi situasi ini, Agus menekankan perlunya strategi baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tanpa hanya bergantung pada kegiatan institusi pemerintah.
“Untuk itu kami menyusun dua konsep. Pertama, memperbanyak ruang publik yang bisa dijadikan destinasi wisata baru. Kedua, meningkatkan jumlah event dengan skala minimal tingkat provinsi,” jelasnya.
Ia berharap ke depan Kota Cirebon bisa terus meningkatkan kualitas event hingga berskala nasional atau bahkan internasional.
Selain itu, Agus juga menegaskan kebijakan efisiensi anggaran sebaiknya tidak diterapkan secara seragam, melainkan dikaji lebih lanjut agar sektor yang berpotensi mendatangkan pendapatan tetap didukung.
“Ada sektor yang justru harus didorong untuk menjadi penyeimbang dari potensi kehilangan pendapatan ini. Kami tengah menyiapkan berbagai konsep dan mudah-mudahan bisa menjadi bahan evaluasi,” pungkasnya. (HYS)
The post Okupansi Hotel Menurun, Disbudpar Kota Cirebon Siapkan Strategi Tingkatkan Kunjungan appeared first on About Cirebon.














