Penduduk Kota Cirebon : Semester I 2025 Tembus 358 Ribu Jiwa , Harjamukti Terpadat
Cirebon,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon merilis data agregat kependudukan semester pertama tahun 2025.
Data tersebut merupakan jumlah penduduk resmi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan diperbarui setiap enam bulan sekali.
Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Cirebon, Muhammad Izzuddin menjelaskan kewenangan penyediaan dan pengelolaan data kependudukan tingkat kota mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006. Data yang dihimpun meliputi informasi perseorangan serta data agregat penduduk.
Menurut Izzuddin, setiap pemerintah daerah kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapat mandat dari Kementerian Dalam Negeri, melalui Ditjen Dukcapil, untuk menyelenggarakan Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan.
Salah satu kegiatan utamanya adalah penyediaan data kependudukan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Rilis ini merupakan hasil dari kegiatan penyajian data kependudukan. Output-nya adalah data agregat semester pertama,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Data agregat semester I 2025 merupakan gambaran kuantitatif jumlah penduduk Kota Cirebon per Juni 2025. Data diperoleh melalui layanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang dilaksanakan di kelurahan, kecamatan hingga kantor Disdukcapil Kota Cirebon.
Berdasarkan data tersebut, kata Izzuddin, jumlah penduduk Kota Cirebon mencapai 358.265 jiwa dengan rincian 179.703 laki-laki dan 178.562 perempuan.
Jika dilihat per wilayah kecamatan, Harjamukti masih menjadi kecamatan dengan populasi terbanyak, yakni 131.507 jiwa dengan rincian 66.259 laki-laki dan 65.248 perempuan.
Sementara itu, Kecamatan Pekalipan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit, yaitu 31.521 jiwa dengan rincian 15.842 laki-laki dan 15.679 perempuan.
Lalu, Kecamatan Kesambi 81.353 jiwa dengan rincian 40.673 laki-laki, 40.680 perempuan. Kecamatan Lemahwungkuk 61.888 jiwa dengan rincian 31.193 laki-laki, 30.695 perempuan. Kecamatan Kejaksan 51.996 jiwa dengan rincian 25.736 laki-laki, 26.260 perempuan.
Izzuddin menambahkan pemutakhiran data agregat dilakukan dua kali dalam setahun.
“Pembaruan data dilakukan setiap semester,” tandasnya. (HSY)














