Dukung 100 Hari Kerja Wali Kota Cirebon, Disbudpar Siapkan Festival Ramadan Hingga Kampung Pecinan
Cirebon,- Dalam rangka mendukung 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, Effendi Edo dan Siti Farida Rosmawati, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah program unggulan, yang akan memperkuat identitas budaya serta menggairahkan sektor pariwisata.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengungkapkan program-program tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan budaya lokal tetapi juga sebagai wujud syukur atas dimulainya kepemimpinan baru di Kota Cirebon.
“Untuk mendukung 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami menghadirkan berbagai program unggulan. Salah satunya adalah Festival Ramadan yang akan berlangsung selama 16 hari,” ujar Agus saat ditemui di kantornya, Jumat (28/2/2025).
“Program Ini merupakan bentuk syukuran atas dimulainya kepemimpinan baru di Kota Cirebon,” tambahnya.
Festival Ramadan, kata Agus, akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk lomba Obrog, tradisi membangunkan sahur yang memiliki variasi unik di setiap daerah.
“Keunikan tradisi Obrog ini akan kami angkat dalam lomba ini, dan pemenangnya akan mendapatkan Piala Wali Kota,” jelas Agus.
Selain itu, Festival Ramadan juga akan menyelenggarakan lomba busana muslimah yang memperebutkan Piala Wakil Wali Kota. Acara ini akan dimeriahkan dengan adanya bazar Ramadan, yang menghadirkan berbagai stand kuliner untuk berbuka puasa.
“Agar festival ini dapat terdokumentasi dengan baik dan menjangkau lebih banyak masyarakat, kami juga akan menggelar lomba konten kreator. Lomba ini untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam mempromosikan kegiatan ini melalui media digital,” katanya.
“Sebagai bagian dari Festival Ramadan, Disbudpar juga akan meluncurkan Calender of Event Kota Cirebon 2025 pada 8 Maret 2025,” sambung Agus.
Selain Festival Ramadan, tambah Agus, Disbudpar juga tengah menyiapkan konsep untuk memperkuat identitas Kota Cirebon di ruang publik. Salah satu rencana yang akan segera dilakukan adalah kajian untuk Gerbang Kota Cirebon.
“Kami ingin karakter Cirebon lebih menonjol di ruang publik, dan gerbang kota bisa menjadi media yang sangat strategis untuk memperkenalkan ciri khas budaya Cirebon kepada pendatang,” jelas Agus.
Tak hanya itu, Disbudpar juga tengah merintis pembentukan Kampung Pecinan, yang akan diawali dengan rapat koordinasi pada pekan depan.
“Sebagai langkah awal, kami akan menghadirkan Pasar Malam atau Night Market di kawasan yang akan dijadikan Kampung Pecinan. Ini juga bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota,” ungkapnya.
Di luar program 100 hari kerja, Disbudpar Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah konsep program prioritas yang akan mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon ke depan.
“Kami akan memetakan program-program ini agar tetap realistis dan selaras dengan kebijakan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi,” ujarnya.
Dengan berbagai program unggulan ini, Agus optimistis, dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kepemimpinan baru di Kota Cirebon, sekaligus mengangkat potensi budaya dan pariwisata yang lebih luas. (HSY)
The post Dukung 100 Hari Kerja Wali Kota Cirebon, Disbudpar Siapkan Festival Ramadan Hingga Kampung Pecinan appeared first on About Cirebon.














