Hanoman Obong Memukau di Baraja Culture Show: Kolaborasi Seni Tradisional dan Coffee Shop Kekinian

Hanoman Obong Memukau di Baraja Culture Show: Kolaborasi Seni Tradisional dan Coffee Shop Kekinian

Cirebon,- Sendratari Wayang Wong dengan judul Hanoman Obong tampil memukau di Baraja Amphitheater Cirebon dengan konsep Baraja Culture Show.

Kisah heroik dari epos Ramayana ini berfokus pada Hanoman, kera putih yang setia pada Rama. Ia ditugaskan mencari Shinta di Alengka dan menghadapi berbagai rintangan dari Rahwana. Meskipun tertangkap dan dibakar hidup-hidup, Hanoman justru bangkit dengan semangat dan perjuangan yang semakin membara.

Demikian sekelumit cerita Hanoman Obong yang ditampilkan apik oleh tim dari Sanggar Seni Sekar Pandan Cirebon yang berhasil menghipnotis penonton yang tidak hanya berasal dari Cirebon tapi dari Jakarta, Bandung, Karawang, Bogor hingga Jawa Timur.

Gerak tari serta kostum sangat mendukung alur cerita yang dibawakan. Alunan musik serta tata lampu yang menyatu dengan inti cerita semakin mengundang decak kagum penonton, karena alur cerita juga disampaikan dengan bahasa yang mudah dicerna bahkan sesekali pemain atau wayang melontarkan humor-humor segar kekinian.

Marketing Baraja Amphitheater Cirebon Moch. Rizki Firdaus mengatakan, Baraja Culture Show merupakan pagelaran kesenian yang diadakan setiap Sabtu malam dengan konsep berbeda setiap minggunya.

“Kegiatan pagelaran malam hari ini di Baraja Culture Show, kita tetap mengadakan show reguler dan ada “show exclusive”. Jadi, setiap malam Minggu kita ada eksklusif yang tentu lebih spesial treatment-nya,” katanya kepada About Cirebon, Sabtu (12/7/2025) malam.

Ia melanjutkan, Baraja Culture Show berfokus pada pagelaran seni daerah yang dipadukan dengan unsur kekinian tanpa mengindahkan nafas dari kebudayaan itu sendiri.

“Tentu menjaga kebudayaan Indonesia secara umum dan terkhusus budaya Cirebon. Kami membuat iklim ekosistem entertainment budaya di Cirebon dan juga membangun awareness bahwa budaya juga bisa dinikmati bukan hanya di setiap event-event sakral tapi bisa di malam minggu di sebuah coffee shop,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO Baraja Amphitheater Cirebon Bambang Setiawan mengatakan, pagelaran seni yang dihadirkan dalam Baraja Culture Show selalu bisa dinikmati oleh warga Ciayumajakuning dan masyarakat pada umumnya.

“Secara umum bisa dinikmati warga Ciayumajakuning dan masyarakat pada umumnya. Baraja Culture Show memberikan ruang lebih luas pada eksistensi seni dan seniman itu sendiri. Jadi kita ingin membuat ekosistem kebudayaan, karena Wayang Wong sendiri salah satu tradisi yang perlu kita lestarikan,” katanya.

Baraja Culture Show merupakan seni yang memberikan pertunjukan sekaligus melestarikan kebudayaan agar generasi kekinian tetap bisa menikmati warisan leluhur sambil menyeruput kopi favorit di tempat yang familiar dengan minat anak-anak muda.

“Dari segi bisnis tentu ini adalah sesuatu yang menarik, karena mungkin kami satu-satunya coffee shop yang turut melestarikan kebudayaan dengan konsisten. Ternyata kopi dan pagelaran budaya itu sangat match, kenapa, karena yang pertama bikin rileks, biasanya pagelaran budaya ini ada pada acara-acara sakral atau seremonial saja. Jadi, jika dikolaborasikan dengan coffee shop yang notabene tempatnya selera anak muda, akan sangat cocok,” pungkasnya. (*)

The post Hanoman Obong Memukau di Baraja Culture Show: Kolaborasi Seni Tradisional dan Coffee Shop Kekinian appeared first on About Cirebon.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *