Peringati Hari Kartini, OJK Cirebon Ajak Wanita Melek Finansial

Peringati Hari Kartini, OJK Cirebon Ajak Wanita Melek Finansial

Bisniscirebon.com: Upaya peningkatan pelindungan konsumen dan literasi keuangan terus diperluas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan kepada Perkumpulan Organisasi Wanita Kota Cirebon” sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya pelindungan konsumen dan literasi keuangan.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan dari berbagai organisasi wanita di Kota Cirebon yang memiliki peran strategis dalam keluarga maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini, OJK mendorong peningkatan pemahaman perempuan terhadap hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan, termasuk dalam mengenali produk dan layanan yang legal serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko di sektor keuangan.

Pemilihan perempuan sebagai sasaran kegiatan didasarkan pada peran sentral perempuan dalam pengambilan keputusan keuangan di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, OJK menghadirkan narasumber dari Divisi Pengembangan Literasi Keuangan (DPLK) OJK sebagai bagian dari fungsi Pelindungan Konsumen dan Edukasi Keuangan (PEPK), baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk mendiseminasikan informasi secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperoleh gambaran kondisi di lapangan. Melalui forum ini, kegiatan edukasi tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga ruang interaksi antara masyarakat, otoritas, dan pemerintah daerah untuk menyampaikan masukan serta memperkuat efektivitas program literasi keuangan.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan keuangan, baik di tingkat keluarga maupun dalam lingkup yang lebih luas.

“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam keluarga tetapi juga dalam berbagai sektor. Banyak perempuan hebat yang telah menunjukkan kapasitasnya, termasuk di sektor jasa keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki kemampuan dan kompetensi yang tidak kalah, bahkan dalam banyak hal memiliki keunggulan tersendiri,” ujar Agus.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa literasi keuangan bagi perempuan menjadi sangat penting karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga.

“Ketika seorang ibu atau istri memiliki pemahaman keuangan yang baik, maka pengelolaan keuangan keluarga akan menjadi lebih terarah, stabil, dan terencana. Hal ini tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi anggota keluarga, termasuk anakanak. Perempuan tidak hanya berperan dalam mengelola keuangan, tetapi juga menjadi sosok yang memberikan ketenangan dan membentuk pola pikir anak, termasuk dalam menyikapi keuangan secara bijak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati dalam kesempatan tersebut menyoroti pentingnya kepemimpinan perempuan dalam memanfaatkan peluang yang ada.

“Perempuan harus berani mengambil peran dan memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia. Dengan kemampuan yang dimiliki, perempuan tidak kalah kompeten dengan laki-laki, bahkan memiliki keunggulan dalam hal multitasking, baik dalam menjalankan peran profesional maupun dalam mengelola rumah tangga. Sejalan dengan itu, kami meyakini bahwa perempuan berdaya, negara digdaya, sehingga pemberdayaan perempuan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan edukasi ini juga merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di mana OJK berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Dalam konteks kegiatan ini, sinergi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan edukasi yang menyasar perempuan sebagai salah satu kelompok prioritas, sebagai upaya memperluas pemahaman serta akses masyarakat terhadap layanan keuangan secara berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dalam sambutannya menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Cirebon terhadap peningkatan literasi keuangan bagi perempuan.

“Perempuan berdaya adalah perempuan yang mandiri secara finansial serta mampu mengelola keuangan dengan baik dan optimal. Karena itu, Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong peningkatan literasi keuangan agar perempuan dapat berperan dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, OJK Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memperluas literasi keuangan dan pelindungan konsumen kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya perempuan, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang cerdas finansial dan terlindungi.(Regina)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *