Kurangi Emisi Karbon, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Gerakan Green Movement

Kurangi Emisi Karbon, KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Gerakan Green Movement

Bisniscirebon.com: Dalam rangka memperingati hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon berkomitmen untuk terus mengimplementasikan nilai ESG (Environmental, Social, and Governance), sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menciptakan budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan. KAI Daop 3 Cirebon menginisiasi program Go Green Movement yang berfokus pada pengurangan emisi karbon serta peningkatan kualitas hidup pegawai.

Program ini diwujudkan melalui serangkaian aksi nyata yang melibatkan seluruh pegawai, di antaranya penerapan Clean Energy Day dengan tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak yang dilakukan pada setiap hari Kamis, pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai, serta larangan mengonsumsi makanan dengan kemasan plastik dan kardus di lingkungan kerja.

Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga mendorong efisiensi energi melalui penghematan penggunaan listrik dan air, serta meningkatkan penghijauan di area kerja, termasuk menghadirkan tanaman hijau di ruangan kerja untuk meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan kerja. Upaya lainnya meliputi pemilahan sampah dengan membagi menjadi sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta pengurangan penggunaan kertas melalui digitalisasi administrasi.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target keberlanjutan nasional dan global.

“Gerakan Go Green ini bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran di antara karyawan bahwa setiap langkah kecil memiliki dampak besar. Dengan lingkungan kerja yang lebih bersih dan sehat, kami percaya produktivitas dan kesejahteraan karyawan juga akan meningkat,” ujar Muhibbuddin.

Lebih lanjut, Muhibbuddin mengatakan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk bersama-sama mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Langkah kecil yang sudah dilakukan ini pasti memiliki dampak besar. Kami menunjukkan bahwa transformasi menuju operasional yang ramah lingkungan dapat dimulai dari lingkungan kerja sehari-hari, demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Muhibbuddin.(Regina)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *