Sinergi Polres Purwakarta dan SPSI: Kapolres Beri Pembekalan untuk Kader Profesional Ketenagakerjaan

Sinergi Polres Purwakarta dan SPSI: Kapolres Beri Pembekalan untuk Kader Profesional Ketenagakerjaan

Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta menjadi saksi digelarnya Kuliah Umum Program Perkuliahan Karyawan (P2K) oleh PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 13 November 2025. Acara ini menghadirkan Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, sebagai pengisi materi, dengan fokus pada peran Polri dalam membangun hubungan industrial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Kuliah umum ini merupakan bagian dari Program CAKEP (Cetak Kader Profesional KEP SPSI) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan pekerja. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Ketua Umum KEP SPSI R. Abdullah, Ketua PD FSP KEP SPSI Provinsi Jawa Barat Agus Koswara, serta para mahasiswa P2K dari berbagai daerah seperti Bekasi, Purwakarta, Subang, Karawang, Banjar, Bandung, dan Garut.

Jajaran pejabat utama Polres Purwakarta juga turut hadir, di antaranya Kasat Intelkam AKP Seftika Agreda, Kasat Reskrim AKP Uyun Saepul Uyun, Kasi Propam AKP Atik Sakron, Kasi Hukum AKP Erwan Kusbiyantoro, dan KBO Sat Reskrim IPTU Sriyadi. Selain itu, tampak hadir pula Ketua PC KEP SPSI Kabupaten Purwakarta Ira Laela Budiman, Pangkorcab Brigade SPSI Kabupaten Purwakarta Tondi Binsar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam paparannya, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Polres Purwakarta untuk menjadi bagian dari program peningkatan SDM yang diinisiasi oleh SPSI. Beliau menekankan bahwa Kabupaten Purwakarta sebagai wilayah industri strategis membutuhkan iklim yang kondusif dan hubungan industrial yang harmonis.

“Peran Polri sangat penting dalam menciptakan stabilitas dan keadilan di lingkungan kerja. Kami berkomitmen untuk menegakkan hukum secara berkeadilan dan menjaga iklim investasi yang aman,” tegas AKBP Anom.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa hubungan industrial Pancasila adalah hubungan yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, yang tumbuh dari kepribadian dan kebudayaan bangsa Indonesia. Polri, menurutnya, tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga membangun harmoni sosial yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila di lingkungan industri.

“Sesuai dengan Pasal 13 Huruf A UU 2/2022, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga Harkamtibmas, melaksanakan deteksi dini, mengamankan aksi buruh secara profesional, menjamin iklim investasi yang aman, menegakkan hukum secara adil dan proporsional, serta mengedepankan restorative justice,” papar AKBP Anom.

Selain itu, Polri juga berperan dalam mencegah kriminalisasi masalah ketenagakerjaan, bersikap humanis dan empatik, melindungi hak menyampaikan pendapat, memfasilitasi dialog antara pekerja dan pengusaha, serta melakukan pembinaan terhadap PAM Swakarsa.

AKBP Anom menegaskan bahwa Polres Purwakarta siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh, pemerintah, pengusaha, dan pekerja, untuk membangun hubungan industrial yang harmonis dan mewujudkan Purwakarta yang aman, adil, dan sejahtera. “Industri yang maju harus dibangun di atas SDM yang berkarakter Pancasila,” pungkasnya.

Kegiatan kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para mahasiswa P2K mengenai peran Polri dalam menciptakan iklim industrial yang kondusif dan harmonis, serta memotivasi mereka untuk menjadi kader-kader SPSI yang profesional dan berintegritas.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *