Departemen Statistika UNDIP Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa Jepara Lewat Pelatihan Data

Departemen Statistika UNDIP Tingkatkan Kapasitas Perangkat Desa Jepara Lewat Pelatihan Data

Jepara — Departemen Statistika Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema Optimalisasi Pengelolaan Data Desa melalui Pelatihan Power Query Microsoft Excel pada Rabu, 23 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa, Kabupaten Jepara, sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa dan dusun, serta dosen dari Departemen Statistika UNDIP. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua Departemen Statistika UNDIP, Prof. Dr. Drs. Tarno, M.Si, serta sambutan dari perwakilan perangkat desa. Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama.

Dalam sambutannya, Prof. Tarno menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Departemen Statistika UNDIP dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa, khususnya di bidang pengelolaan data yang kian kompleks. Menurutnya, penguasaan teknologi pengolahan data modern seperti Power Query menjadi kebutuhan penting agar data desa dapat dikelola secara cepat, akurat, dan terintegrasi.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu mendorong perencanaan pembangunan desa berbasis data atau data-driven development. Dengan pemanfaatan Microsoft Excel dan fitur Power Query, perangkat desa diharapkan dapat melakukan pembersihan, penggabungan, serta analisis data secara lebih efisien.

Selain memberikan manfaat langsung bagi aparatur desa, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan dosen dan mahasiswa diharapkan mampu menjembatani alih pengetahuan dari lingkungan akademik kepada masyarakat, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital untuk tata kelola data desa.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode pemaparan materi di kelas, diskusi interaktif, serta praktik langsung. Materi diawali dengan pengantar pengelolaan data desa, kemudian dilanjutkan dengan praktik penggunaan Power Query untuk proses pembersihan data (data cleaning), penggabungan data (data merging), dan transformasi data (data transformation).

Dalam sesi praktik, peserta mengolah contoh dataset sekunder dari profil desa, seperti data jumlah penduduk per dusun, data bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, hingga potensi ekonomi lokal. Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat sesi diskusi dan praktik langsung, di mana banyak peserta aktif bertanya ketika menghadapi kendala teknis.

Meski sempat dihadapkan pada keterbatasan perangkat laptop dan kualitas jaringan internet yang kurang stabil, kegiatan tetap berlangsung lancar. Seluruh peserta mampu menyelesaikan latihan yang diberikan oleh tim pelatih.

Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan refleksi bersama mengenai pentingnya digitalisasi pengelolaan data desa sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis data.

Melalui pelatihan ini, Departemen Statistika UNDIP berharap dapat meningkatkan kualitas tata kelola data desa sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam pengembangan desa berbasis data.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *