Layanan Akhir Pekan Disdukcapil Kota Cirebon Diminati, Mayoritas Pemohon Usia 17 Tahun
BisnisCirebon – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cirebon terus berinovasi dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Salah satu terobosan yang kini dirasakan langsung manfaatnya adalah dibukanya layanan khusus pada akhir pekan.
Di tengah kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi ASN dan pegawai BUMD di lingkungan Pemkot Cirebon, layanan Disdukcapil justru tetap berjalan pada hari Sabtu. Langkah ini menjadi solusi bagi warga yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan pada hari kerja.
Pada Sabtu (18/4/2026), kantor Disdukcapil tetap membuka pelayanan meskipun umumnya merupakan hari libur. Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang mendorong pelayanan publik lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Andi Armawan, menjelaskan bahwa layanan akhir pekan difokuskan pada kebutuhan dasar administrasi kependudukan, seperti perekaman dan pencetakan e-KTP serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Layanan hari Sabtu kami prioritaskan untuk warga yang belum melakukan perekaman dan aktivasi IKD, terutama bagi pemula atau wajib KTP baru,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia menyebutkan, jumlah antrean pada hari Sabtu memang dibatasi sekitar 75 pemohon, lebih sedikit dibanding hari biasa yang bisa mencapai 120 antrean. Namun, minat masyarakat tetap tinggi.
Berdasarkan data pelayanan, pada hari tersebut tercatat 93 perekaman e-KTP dan 89 aktivasi IKD. Mayoritas pemohon berasal dari kalangan remaja usia 17 tahun sebagai wajib KTP baru. Rinciannya, 68 layanan untuk usia 17 tahun, 19 pemohon usia 16 tahun, dan sisanya dari kelompok usia lainnya.
Menurut Andi, layanan akhir pekan ini menjadi alternatif yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
“Banyak warga yang tidak sempat datang di hari kerja karena aktivitas. Layanan Sabtu ini menjadi solusi agar mereka tetap bisa mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” jelasnya.
Selain layanan di kantor pada akhir pekan, Disdukcapil Kota Cirebon juga terus mengintensifkan program jemput bola ke lingkungan RW guna memperluas jangkauan pelayanan.
“Dengan berbagai inovasi ini, kami berharap seluruh masyarakat Kota Cirebon dapat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan secara cepat, praktis, dan merata,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia.**














