Rayakan Kelulusan, Siswa SMAN 6 Cirebon Tanam Ratusan Mangrove

Rayakan Kelulusan, Siswa SMAN 6 Cirebon Tanam Ratusan Mangrove

BisnisCirebon – Riuh perayaan kelulusan biasanya identik dengan pesta di gedung megah atau hotel berbintang. Namun, suasana berbeda justru ditunjukkan oleh ratusan siswa kelas XII SMAN 6 Cirebon yang memilih merayakan kelulusan dengan cara sederhana namun penuh makna.

Pada Rabu (6/5/2026), para siswa menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan Taman Mangrove Klayan. Kegiatan ini menjadi alternatif perayaan yang tidak hanya berkesan, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan.

Sejak pagi, ratusan siswa telah berkumpul di lingkungan sekolah di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo. Mengenakan pakaian olahraga, mereka bersiap menempuh perjalanan menuju pesisir menggunakan angkutan kota.

Setibanya di lokasi, para siswa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang licin dan berlumpur. Di tangan mereka, bibit mangrove dibawa dengan penuh semangat, masing-masing siswa menanam sekitar dua hingga empat bibit.

Kepala sekolah, Hj. Lina Herlina, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kelulusan 386 siswa yang dinyatakan lulus 100 persen pada 4 Mei 2026.

“Ini adalah aksi nyata dari rasa syukur anak-anak. Mereka tidak hanya merayakan, tetapi juga memberi manfaat. Total ada sekitar 750 bibit pohon mangrove yang ditanam hari ini,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan mangrove bukan tanpa alasan. Wilayah pesisir Cirebon kerap menghadapi ancaman abrasi, sehingga penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga ekosistem.

“Selain menjaga lingkungan, ini juga menanamkan kepedulian kepada siswa sejak dini. Mereka belajar langsung bagaimana berkontribusi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi alternatif dari perayaan kelulusan yang cenderung bersifat seremonial dan konsumtif.

“Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah diarahkan untuk menghindari perayaan mewah dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermakna,” katanya.

Salah satu siswa, Haikal Andriansyah, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda. Ia menyebut tema kegiatan “Satu Akar Menuju Masa Depan” memiliki filosofi mendalam.

“Seperti mangrove, meski kecil akarnya kuat dan mampu bertahan dari berbagai cobaan. Itu seperti kita yang akan menghadapi kehidupan setelah lulus,” ujarnya.

Meski harus berjalan di medan berlumpur, para siswa justru menikmati pengalaman tersebut. Kegiatan ini bahkan menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar siswa dalam menanam mangrove.

“Seru banget, apalagi ini pertama kali buat saya. Harapannya semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya mangrove,” katanya.

Di balik kesederhanaan kegiatan tersebut, tersimpan makna mendalam tentang kebersamaan, kepedulian, dan harapan masa depan. Tanpa kemewahan, para siswa justru menciptakan kenangan yang lebih berarti.

Bagi siswa SMAN 6 Cirebon, hari kelulusan bukan sekadar perpisahan, melainkan awal perjalanan baru yang ditandai dengan aksi nyata menjaga lingkungan dan menanam kehidupan untuk masa depan. Makin Tahu Indonesia.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *