Bee Bee Land Hadirkan Konsep Baru di Grage Mall, Perkuat Edukasi dan Teknologi

Bee Bee Land Hadirkan Konsep Baru di Grage Mall, Perkuat Edukasi dan Teknologi

BisnisCirebon.com – Industri wahana bermain anak di pusat perbelanjaan terus menunjukkan pertumbuhan pesat. Tren tersebut mendorong para pengelola playground menghadirkan konsep yang lebih kreatif dan relevan dengan kebutuhan orang tua masa kini. Bee Bee Land menjadi salah satu yang paling agresif berinovasi, ditandai dengan pembukaan area baru di lantai 2 Grage Mall pada Jumat (5/12/2025).

Berbeda dari konsep ekspansi yang umumnya hanya menambah wahana, Bee Bee Land memilih fokus memperkuat konten edukasi serta teknologi interaktif. Langkah ini menjadi strategi untuk menjawab kebutuhan orang tua yang kini mencari playground bukan sekadar tempat bermain, tetapi juga ruang yang dapat menstimulasi kemampuan motorik, sensorik, hingga pengenalan profesi sejak dini.

Owner Bee Bee Land, Laksmi Fitriyanti, menjelaskan bahwa pembaruan konsep ini merupakan bentuk adaptasi terhadap perubahan tren bermain anak. “Sekarang orang tua lebih suka playground yang memberikan nilai tambah. Karena itu kami menghadirkan zona roleplay dan digital touchscreen,” ungkapnya.

Zona roleplay yang disiapkan terdiri dari enam area berbeda, mulai dari kantor polisi, pemadam kebakaran, hingga mini klinik. Anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai profesi sambil mempraktikkan aktivitas yang mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Laksmi, jenis permainan ini menjadi salah satu yang paling diminati, khususnya untuk anak usia 3–6 tahun.

“Mereka bisa bermain sambil melatih motorik dan sensorik. Ini tren yang terus meningkat,” ujarnya.

Selain roleplay, Bee Bee Land juga menghadirkan wahana digital touchscreen yang menyasar anak usia di atas enam tahun dan keluarga. Permainan seperti puzzle dan tebak kata dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih modern serta mendorong interaksi kolaboratif.

Bee Bee Land juga menegaskan posisinya sebagai playground keluarga, bukan tempat penitipan anak. Setiap pembelian tiket sudah termasuk satu pendamping, sehingga orang tua tetap terlibat dalam aktivitas bermain. Meski anak di atas enam tahun diperbolehkan masuk sendiri, Laksmi menilai keberadaan pendamping tetap penting.

“Pendamping bukan hanya pengawas, tetapi bagian dari pengalaman bermain itu sendiri,” ujarnya.

Selama masa promo pembukaan, tiket area baru dibanderol Rp60.000 untuk bermain sepuasnya, baik pada weekday maupun weekend. Bee Bee Land juga menawarkan paket gabungan yang memungkinkan pengunjung menikmati dua outlet di lantai 2 dan 3 dengan harga Rp85.000. Respons pengunjung sangat tinggi—18 tiket gratis untuk pengunjung pertama bahkan ludes sebelum siang hari.

Pembukaan area baru di Grage Mall menambah deretan ekspansi Bee Bee Land yang kini telah memiliki 18 cabang di berbagai kota. Identitas maskot lebah tetap dipertahankan sebagai karakter ceria dan mudah dikenali oleh anak-anak.

“Bee itu lebah. Kami ingin brand yang ceria, mudah diingat, dan dekat dengan dunia anak,” jelas Laksmi.

Dengan konsep baru yang lebih edukatif dan interaktif, Bee Bee Land menegaskan diri sebagai playground yang tidak hanya menghibur, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan tren serta kompetitif di industri hiburan keluarga yang semakin dinamis.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *