Hadapi Porprov 2026, KONI Kota Cirebon Petakan Cabor dan Atlet Potensial

Hadapi Porprov 2026, KONI Kota Cirebon Petakan Cabor dan Atlet Potensial

Cirebon,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon tancap gas menyiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Target kebangkitan prestasi kembali dicanangkan, menyusul capaian membanggakan pada Porprov 2018 silam saat Kota Cirebon mampu menembus 10 besar.

Saat ini, progres persiapan menunjukkan hasil positif. Dari total 44 cabang olahraga yang dibina, sebanyak 38 cabang telah memastikan atletnya lolos ke babak utama Porprov 2026. Capaian tersebut menjadi modal awal untuk menatap persaingan tingkat provinsi.

Ketua Umum KONI Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah menyebut pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengoptimalkan performa atlet.

Ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen demi mengangkat kembali prestasi olahraga Kota Cirebon.

“Dengan kolaborasi yang solid antara KONI, cabor, pelatih, atlet, serta dukungan pemerintah daerah, kami optimistis target prestasi bisa diraih,” ujar Handarujati yang akrab disapa Andru, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, pembinaan atlet akan lebih dimaksimalkan menjelang babak utama Porprov, termasuk pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga milik Pemerintah Kota Cirebon.

Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Kota Cirebon, Deddy Yudianto mengungkapkan pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan atlet dan cabang olahraga unggulan. Pendataan tersebut didasarkan pada peringkat serta potensi perolehan medali.

“Atlet yang akan diturunkan nantinya merupakan atlet terbaik yang memiliki peluang besar menyumbangkan prestasi bagi Kota Cirebon,” jelas Deddy.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kota Cirebon, Sri Sundari mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mengumpulkan pengurus cabang olahraga untuk menyamakan persepsi jelang Porprov.

“Sesuai arahan KONI Jawa Barat, kami akan menerapkan sistem DESK atau Data, Evaluasi, Strategi, dan Kemenangan sebagai pendekatan utama menghadapi Porprov 2026,” kata Sri.

Menurutnya, penerapan sistem DESK akan menjadi pedoman bagi cabor dalam menyusun program pembinaan, termasuk optimalisasi penggunaan fasilitas olahraga di kawasan Bima.

“Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cirebon agar proses pembinaan atlet berjalan maksimal,” tandasnya.

Sebagai informasi, pada Porprov Jawa Barat 2022, Kota Cirebon berada di peringkat ke-19 dengan raihan 13 medali emas. Sementara pada Porprov 2014 dan 2018, Cirebon sukses menembus 10 besar dengan perolehan masing-masing 20 dan 18 medali emas. (HSY)

The post Hadapi Porprov 2026, KONI Kota Cirebon Petakan Cabor dan Atlet Potensial appeared first on About Cirebon.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *