Jeremy Huang Dukung Rencana KDM Terapkan Aturan Bangun Rumah Menghadap Sungai
Bisniscirebon.com: Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat berencana kedepan akan ada aturan bahwa rumah harus menghadap ke Sungai, bukan membelakangi Sungai. Jika kita lihat di Vietnam di Sungai Mekong airnya bersih karena tidak ada bangunan membelakangi Sungai.
Budayawan Cirebon-Tionghoa Jeremy Juang Wijaya mengatakan, landscape tata ruang Sungai Sukallila Cirebon jaman VOC sampai dengan tahun 2000 menghadap Sungai, tidak berada di sepadan pinggiran Sungai.
“Dengan konsep tersebut keasrian Sungai Sukalila tetap terjaga dengan adanya pohon pohon hijau dipinggiran sungai. Dan tidak ada pembuangan limbah sampah di pinggiran Sungai,” katanya, Senin (2/52025).
Jeremy Huang sendiri sejak sejak kecil sampai tahun 2007 tinggal di Kebon Blimbing Cirebon, sebuah perkampungan yang ada di sekitar Sungai Sukalila, sehingga ia mengetahui perkembangan Sungai Sukalila dari tahun 1969 -2007.
“Sungai itu adalah sumber kehidupan, jika Sungai rusak, kotor, tercemar dan berbau maka rusaklah kehidupan ini.
Dalam Filsafat Tiongkok China, Sungai memiliki peran penting, baik dalam konteks peradaban, alam, maupun spiritualitas,” imbuhnya.
Sungai-sungai ini tidak hanya merupakan sumber kehidupan, tetapi juga simbol-simbol yang melambangkan berbagai konsep filosofis, seperti keberadaan, pergeseran, dan keselarasan alam semesta.
“Sungai melambangkan aliran kehidupan yang terus-menerus dan dinamis. Pergeseran sungai, seperti banjir dan erosi, mengilustrasikan perubahan yang tak terhindarkan dalam kehidupan,” tuturnya.
Sungai juga merepresentasikan konsep pergeseran dan adaptasi dalam alam semesta. Taoisme, misalnya, menekankan pentingnya beradaptasi dengan aliran sungai, bukan menahannya.
Dalam filsafat Tiongkok, sungai dianggap sebagai bagian integral dari alam semesta yang harmonis dan seimbang. Konsep “Tao” (jalan) sering dihubungkan dengan aliran sungai yang alami dan tanpa paksaan.
Air dan sungai memiliki kekuatan yang bisa merusak dan membangun. Hal ini mencerminkan konsep kekuasaan alam yang tak terduga dan perlu dihormati.
Konfusianisme, meskipun menekankan pentingnya pengendalian dan hierarki, juga mengakui peran sungai dalam kehidupan. Pengelolaan sungai yang bijaksana, seperti pembangunan tanggul, dianggap penting untuk kesejahteraan masyarakat.
“Oleh sebab itu Jika Cirebon terhindar dari Banjir harus memperbaiki Sungai, revitalisasi Sungai, kembalikan Sungai kepada fungsi nya. Hijaukan Sungai,” pungkasnya.(Regina)














