KAI Daop 3 Cirebon Optimalkan Aset untuk Tambahan Pendapatan Non-Angkutan

KAI Daop 3 Cirebon Optimalkan Aset untuk Tambahan Pendapatan Non-Angkutan

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) tidak hanya fokus pada bisnis angkutan penumpang dan barang. Perusahaan BUMN ini juga terus mengembangkan pendapatan dari sektor non-angkutan melalui optimalisasi aset yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin mengatakan banyak aset KAI yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat melalui skema kerja sama resmi.

“Hampir seluruh aset KAI dapat dimanfaatkan masyarakat dengan skema kerja sama. Aset-aset ini bisa digunakan sebagai tempat usaha maupun hunian, tentunya melalui ikatan kerja sama terlebih dahulu,” ujar Muhibbuddin, Rabu (22/5/2025).

Menurutnya, sejumlah aset potensial berada di kawasan stasiun seperti Stasiun Cirebon Kejaksan, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, Pegadenbaru, Ciledug, Brebes, dan Arjawinangun.

Aset tersebut berupa ruangan, gudang, papan reklame, LED TV, dan lahan kosong, yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi promosi, toko, minimarket, gudang, kafe, ATM, dan lainnya.

Selain itu, pemanfaatan juga berlaku untuk jalur right of way (ROW) di sepanjang rel kereta api, seperti dari Stasiun Tanjungrasa hingga Brebes dan dari Cirebon Prujakan hingga Songgom. Di jalur ini, masyarakat atau perusahaan dapat bekerja sama untuk penanaman fiber optik, pipa air, gas, dan minyak.

Untuk aset non-ROW atau yang berada di luar kawasan stasiun dan jalur rel, KAI memiliki sejumlah lahan strategis di Kota Cirebon seperti di Jalan Olahraga, Jalan Pancuran, Jalan Ampera, Jalan Kartini, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Kesambi.

Ada juga lahan di jalur non-operasional seperti Cirebon–Kadipaten dan Jatibarang–Karangampel (Kabupaten Indramayu). Aset ini dapat dimanfaatkan untuk kantor, rumah makan, tempat parkir, bahkan sebagai hunian keluarga.

Muhibbuddin menambahkan, beberapa bangunan heritage milik KAI juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan komersial lainnya seperti lokasi shooting, event, hingga naming rights atau hak penamaan stasiun.

“KAI Daop 3 Cirebon juga membuka peluang kerja sama branding stasiun bagi mitra yang ingin mempromosikan merek atau produk mereka,” katanya.

Untuk mempermudah pembayaran kerja sama pemanfaatan aset, KAI menyediakan berbagai kanal pembayaran eksternal, termasuk melalui bank, gerai Alfamart dan Indomaret, serta Kantor Pos.

Pembayaran bisa dilakukan melalui teller bank, mobile banking, ATM dengan nomor Virtual Account (VA), atau langsung di kasir minimarket dan loket Kantor Pos.

Muhibbuddin mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan pembayaran.

“Jangan menitipkan pembayaran kepada siapapun karena KAI tidak menerima pembayaran secara tunai. Semua harus dilakukan melalui kanal resmi,” tegasnya. (HSY)

The post KAI Daop 3 Cirebon Optimalkan Aset untuk Tambahan Pendapatan Non-Angkutan appeared first on About Cirebon.

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *