Kembangkan Kemandirian, Rutan Boyolali Budi Daya Ternak Ayam Pheasant
ARAH SEMARANG – Terus kembangkan pelatihan kemandirian bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali mulai mencoba untuk melakukan budi daya ternak ayam pheasant.
Hal tersebut disampaikan Thomas selaku pegawai rutan Boyolali, bahwa budi daya ayam pheasant tersebut sudah dimulai sejak dua bulan yang lalu.
“Sudah dua bulan kami mulai berternak ayam ini. Sejauh ini sudah bertelur delapan kali dengan jumlah 15-20 butir telur dan saat ini masih dalam proses pengamatan untuk melihat telur seperti apa yang dapat menetas dan dikembangbiakkan,” ungkap Thomas, dalam ANTARA.
Ayam pheasant sendiri merupakan jenis ayam hias yang berasal dari negeri tirai bambu, China. Ayam ini sering disebut dengan ayam pegar.
Ayam pegar termasuk kelompok burung famili Phasianidae ordo Galliformes yang mempunyai 35 spesies dan 11 genera.
Lebih lanjut, Thomas mengungkap bahwa hal yang membuat ayam pheasant ini dilirik yaitu warna dari bulunya yang indah dan menawan. Selain itu, dapat menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan.
“Harga dari ayam pheasant yang kami ternak ini cukup fantastis, berkisar dari Rp. 1.000.000 hingga Rp. 3.000.000 per ekor, itu tergantung dari keindahan bulu dari ayam pheasant itu sendiri,” jelasnya.
Melalui program pembinaan ini, diharapkan bisa menjadi bekal untuk apra warga binaan ketika telah kembali ke masyarakat dan sudah memiliki modal membuka usaha di bidang peternakan.***














