Kick Off RKPD 2027, Pemkot Cirebon Prioritaskan Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon tak hanya fokus menyelesaikan target kerja tahun 2025. Sejak sekarang, Pemkot mulai menyiapkan arah pembangunan untuk tahun 2027 melalui agenda Kick Off Meeting penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang digelar, Rabu (17/12/2025).
Bappelitbangda Kota Cirebon selaku instansi teknis telah memetakan langkah awal penyusunan rencana tersebut. Setelah kegiatan kick off, tahapan dilanjutkan dengan forum rembug warga tingkat RT dan RW pada Desember 2025.
Masuk Januari 2026, seluruh kelurahan di Kota Cirebon ditargetkan menyelesaikan Musyawarah Pembangunan Kelurahan (Musbangkel). Total ada 22 kelurahan yang harus merampungkan agenda tersebut.
Berikutnya, pada Februari 2026, proses perencanaan berlanjut ke tingkat kecamatan melalui Musrenbang Kecamatan. Pada bulan yang sama, seluruh perangkat daerah diwajibkan menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk sinkronisasi program.
Rangkaian musyawarah perencanaan daerah kemudian berlanjut ke Musrenbang tingkat kota pada Maret. Selanjutnya penyusunan rancangan akhir RKPD ditargetkan selesai April, sebelum diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Mei untuk fasilitasi gubernur. Penetapan final RKPD 2027 dijadwalkan pada Juni melalui Peraturan Wali Kota.
Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana menjelaskan perencanaan diarahkan berdasarkan RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029. Dari hasil pemetaan awal, terdapat sedikitnya lima isu utama yang menjadi fokus pembangunan tahun 2027.
Isu tersebut meliputi penguatan kebijakan fiskal dan hubungan pusat dan daerah, percepatan pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, peningkatan kualitas SDM, serta penanganan tekanan lingkungan perkotaan termasuk perubahan iklim dan bencana. Reformasi tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi prioritas.
“Ada lima isu besar yang kami petakan untuk pembangunan 2027,” kata Agus.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan, pembangunan infrastruktur telah menjadi prioritas di tahun 2025 dan akan diteruskan pada 2026. Memasuki 2027, fokus diarahkan ke sektor ekonomi kerakyatan.
“Tahun 2027 kita fokus meningkatkan perekonomian. Setelah infrastruktur digenjot di 2025 dan 2026, maka 2027 kita optimalkan sektor ekonomi masyarakat,” ujar Edo.
Ia menambahkan, selain percepatan sektor ekonomi, tahun 2027 juga menjadi momentum pemkot memastikan hasil pembangunan sebelumnya tetap terawat dan berfungsi optimal.
“Pembangunan harus diikuti pemeliharaan. Apa yang dikerjakan pada 2025 dan 2026 wajib kita rawat agar manfaatnya terus dirasakan,” tegas Edo. (HSY)














