Polresta Cirebon Gelar Penanggulangan dan Bhakti Kesehatan Pasca-Bencana Puting Beliung
Polresta Cirebon bergerak cepat melaksanakan penanggulangan pasca-bencana alam angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon pada Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Desa Slangit dan Desa Bangodua, Kecamatan Klangenan, serta Desa Bakung Kidul, Kecamatan Jamblang.
Kegiatan penanggulangan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Klangenan, IPTU DIDING, S.H.,M.H, dan Danramil Klangenan, KAPTEN ARH. EDI HARTONO. Sebanyak 148 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Dishub, BPBD, dan lainnya, turut serta dalam kegiatan ini.
Selain penanggulangan, Polresta Cirebon juga menggelar Bhakti Kesehatan berupa pengobatan gratis bagi warga terdampak bencana. Para personel gabungan juga bahu-membahu melaksanakan kerja bakti membersihkan puing-puing reruntuhan dan pohon tumbang yang menimpa rumah-rumah warga. Para Perwira dan Bintara Polsek Plered Polresta Cirebon juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Personel gabungan yang terlibat dalam kegiatan ini dibagi dalam 3 kelompok, dilanjutkan dengan pelaksanaan penanganan pasca Bencana Puting Beliung di 3 Desa Wilkum Polsek Klangenan yaitu Desa Slangit, Desa Bangodua dan Desa Bakung Kidul,” jelas Kapolsek Klangenan IPTU DIDING, S.H.,M.H.
Kapolsek menambahkan, para personel gabungan dikerahkan untuk membantu warga membersihkan rumah dari bekas reruntuhan atap dan pohon. Pihaknya juga memberikan trauma healing kepada korban bencana alam untuk memulihkan kondisi psikologis mereka.
“Bencana Puting Beliung di Wilkum Polsek Klangenan terjadi Pada Jumat (14/11/2025) pukul 16.00 Wib di Desa Slangit, Desa Bangodua Kecamatan Klangenan dan Desa Bakung Kidul Kecamatan Jamblang yang mengakibatkan beberapa Kerusakan serta Korban Luka – Luka. Namun, dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa, karena Hanya Kerugian Materil saja,” ungkapnya.
Kegiatan penanggulangan dan Bhakti Kesehatan ini merupakan wujud kepedulian Polresta Cirebon terhadap masyarakat yang terkena musibah bencana alam. Diharapkan, bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.














