Srikandi Indonesia Berkarya Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak-anak di Cirebon
Cirebon,- Organisasi perempuan Srikandi Indonesia Berkarya (SIB) menggelar kegiatan santunan serta buka puasa bersama anak-anak di Oemahku Grage City Mall, Jalan Jenderal A. Yani, Kota Cirebon, Jumat (13/3/2026) lalu.
Kegiatan sosial ini menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Ibu Wali Kota Cirebon Noviayanti Edo, Ketua Kadin Kota Cirebon Eti Herawati, serta Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman.
Acara ini juga dihadiri oleh pengurus dan anggota SIB yang hadir :
Rere Soraya – Ketua, Indah Aini – Wakil Ketua, Ariny Widianty – Sekretaris, Rida Eka dan Dewi ratih – Bendahara, Veronika (Wironoto)- Ketua Pengawas, Soeing – Anggota Pengawas, Rahayu Heria Hartati – Ketua Bidang Ekonomi dan Pariwisata, Silvy – Ketua Bidang Pendidikan serta Jieam dan Natha – Anggota.
Srikandi Indonesia Berkarya sendiri merupakan organisasi yang mewadahi perempuan aktif dan mandiri, khususnya di Cirebon. Organisasi ini dipimpin oleh Ketua Rere Soraya, dengan Sekretaris Ariny Widianty, serta Ketua Pengawas Veronika Wironoto.
Sebagai wadah pemberdayaan perempuan, SIB bergerak dalam berbagai bidang seperti sosial, budaya, pendidikan, keagamaan, lingkungan, ekonomi kreatif, hingga pariwisata.
Organisasi ini juga berupaya menjadi sarana aspirasi perempuan untuk mengembangkan peran wanita dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun pembangunan bangsa.
Ketua SIB, Rere Soraya menjelaskan kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak-anak ini dilatarbelakangi oleh rasa empati dan keinginan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
“Bulan Ramadan adalah momen penuh berkah. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Rere kepada About Cirebon.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menginspirasi masyarakat agar semakin terdorong melakukan kebaikan dan berbagi kepada sesama, terutama kepada anak-anak dan masyarakat yang kurang mampu.
Dalam kegiatan tersebut, panitia mengundang lebih dari 50 anak-anak yang didampingi oleh tiga guru ngaji dan ustadzah.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh salah satu anak hafidzah, dilanjutkan dengan sambutan para tamu undangan, permainan (games) untuk anak-anak, doa bersama, hingga buka puasa bersama.
Selain itu, SIB juga memberikan santunan kepada anak-anak yang hadir sebagai bentuk kepedulian agar mereka dapat membawa pulang sedikit rezeki yang dibagikan pada kesempatan tersebut.
Menurut Rere, antusiasme anak-anak selama kegiatan berlangsung sangat terasa. Mereka tampak bahagia mengikuti berbagai rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia.
“Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias. Bahkan kami juga mendapat laporan bahwa mereka sangat menikmati hidangan yang disediakan. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” katanya.
Rere juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin setiap tahun. Pihaknya berencana menjadikan kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim sebagai agenda tahunan organisasi selama bulan Ramadan.
“InsyaAllah kegiatan berbuka puasa bersama anak yatim dan masyarakat yang kurang mampu akan menjadi agenda rutin kami setiap Ramadan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, SIB berharap masyarakat dapat terinspirasi untuk terus berbagi dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
“Berbagi tidak selalu harus dalam bentuk materi. Senyuman, kebaikan, dan sikap saling menolong juga merupakan bentuk berbagi. Harapan kami, semangat saling membantu, menghargai, dan bertoleransi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat,” pungkas Rere. (HSY)














