Stok Beras Cirebon Aman, Bulog Pastikan Cadangan Tembus 158 Ribu Ton

Stok Beras Cirebon Aman, Bulog Pastikan Cadangan Tembus 158 Ribu Ton

BisnisCirebon – Ketersediaan beras di wilayah Cirebon dipastikan dalam kondisi aman. Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon mencatat stok beras yang tersimpan di gudang mencapai 158.703 ton.

Pemimpin Cabang Bulog Cirebon, Imam Mahdi, menyebut jumlah tersebut merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional yang saat ini mencapai 5 juta ton.

“Stok beras Bulog secara nasional saat ini mencapai 5 juta ton. Ini menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan dan merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah sejak Indonesia merdeka,” ujarnya, Sabtu (25/04/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ketersediaan stok yang melimpah juga menjadi kelanjutan dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan cadangan yang kuat, Bulog tidak hanya berperan sebagai stabilisator harga, tetapi juga menjadi penggerak dalam ekosistem pangan nasional. Stok beras yang tersedia berfungsi sebagai instrumen strategis untuk meredam gejolak harga, menghadapi kondisi darurat, hingga mendukung program bantuan pemerintah.

“Stok beras ini sudah tersebar merata di wilayah kerja kami, meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Majalengka, hingga Kuningan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Bulog juga aktif menyerap gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Gabah tersebut kemudian diolah menjadi beras untuk mendukung berbagai program pemerintah seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, hingga penanganan bencana.

Hingga saat ini, Bulog Cirebon telah menyerap sekitar 159.047 ton gabah petani. Tingginya angka serapan tersebut berdampak pada kapasitas gudang yang hampir penuh, sehingga Bulog harus menyewa gudang tambahan di sejumlah daerah.

Di tingkat nasional, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, bersama Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, juga telah meninjau langsung kondisi stok di Gudang Bulog Karawang Logistic Park sebagai bagian dari pengawasan distribusi dan ketersediaan pangan.

Imam menegaskan, meski kondisi global tengah menghadapi ketidakpastian yang berpotensi memicu kenaikan harga pangan, masyarakat tidak perlu khawatir.

“Di Indonesia, khususnya di wilayah Cirebon, stok beras dalam kondisi melimpah. Bulog siap menyalurkan beras sesuai ketentuan pemerintah melalui program SPHP dan bantuan pangan,” pungkasnya.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *