Cegah Dominasi Ikan Sapu-Sapu, DKPPP Kota Cirebon Tebar Benih Ikan
BisnisCirebon – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Cirebon mulai memperkuat upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan dengan menggencarkan program penebaran benih ikan (restocking). Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi berkembangnya ikan sapu-sapu di sejumlah aliran sungai.
Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menjelaskan bahwa keberadaan ikan sapu-sapu di wilayah Cirebon memang sudah terdeteksi di beberapa titik, seperti kawasan Kalisuba. Namun, jumlahnya masih relatif sedikit dan belum berdampak signifikan terhadap ekosistem.
“Di Kota Cirebon memang sudah ada, tapi belum banyak. Ini yang perlu kita jaga bersama agar tidak berkembang seperti di daerah lain,” ujarnya, Sabtu (25/04/2026).
Meski demikian, Elmi mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh diabaikan. Ia mencontohkan wilayah lain seperti Jakarta, di mana populasi ikan sapu-sapu berkembang pesat hingga berpotensi mendominasi perairan.
Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Cirebon secara rutin melakukan restocking ikan di sungai-sungai air tawar. Program ini bertujuan menjaga populasi ikan lokal sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem perairan.
Elmi menambahkan, kegiatan penebaran benih ikan akan kembali dilakukan dalam waktu dekat, bertepatan dengan peringatan hari jadi Kota Cirebon. Bahkan, jumlah benih yang diajukan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
“Tahun ini jumlah benih yang diajukan lebih banyak dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Tidak hanya menyasar perairan umum, benih ikan juga akan didistribusikan kepada kelompok pembudidaya. Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, baik dari sisi pelestarian lingkungan maupun peningkatan produktivitas sektor perikanan lokal.
“Dengan restocking, kita tidak hanya menjaga ekosistem tetap seimbang, tetapi juga membantu para pembudidaya meningkatkan hasil produksinya,” jelas Elmi.
Pemerintah Kota Cirebon pun memastikan akan terus memantau perkembangan populasi ikan sapu-sapu di berbagai aliran sungai, guna mencegah potensi gangguan ekosistem di masa mendatang. Makin Tahu Indonesia.**














