Banjir Kalijaga Meluas, Sejumlah Wilayah yang Biasanya Aman Ikut Terendam

Banjir Kalijaga Meluas, Sejumlah Wilayah yang Biasanya Aman Ikut Terendam

Cirebon,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon pada Senin (5/1/2026) sore hingga malam menyebabkan banjir di Kelurahan Kalijaga semakin meluas. Tidak hanya kawasan yang selama ini kerap terendam, sejumlah titik yang sebelumnya relatif aman juga terdampak genangan air.

Lurah Kalijaga, Entis Sutisna, menyampaikan dari total 15 RW di wilayahnya, terdapat lima RW yang selama ini dikenal sebagai kawasan rawan banjir. RW tersebut meliputi RW 03 Kampung Kalijaga, RW 02 Pesantren, RW 09 Sitopeng, RW 15 Permata Harjamukti Selatan, serta RW 10 Suket Duwur.

Namun pada kejadian banjir kali ini, genangan air tidak hanya terkonsentrasi di titik-titik tersebut. Menurut Entis, luapan air menjalar ke wilayah lain, termasuk kawasan permukiman yang selama ini jarang terdampak.

“Biasanya yang paling parah hanya di RW 03, tapi banjir kemarin cakupannya jauh lebih luas. Banyak wilayah yang sebelumnya aman ikut terendam,” ujar Entis, Rabu (7/1/2026).

Perluasan dampak banjir terlihat signifikan di RW 15 Permata Harjamukti Selatan. Genangan air bahkan merambah ke area perumahan Montana. Kondisi serupa juga terjadi di RW 10 Suket Duwur, di mana fasilitas pendidikan MI Darul Ulum ikut tergenang dengan ketinggian air cukup signifikan.

Selain itu, di RW 02 Pesantren, beberapa titik yang biasanya bebas banjir turut terendam akibat tingginya debit air. Entis juga menyebutkan jebolnya tanggul di kawasan Perumahan Buana Kalijaga menjadi salah satu pemicu meluasnya banjir.

“Airnya sangat tinggi dan meluas hampir ke seluruh wilayah Kalijaga. Meski imbauan kewaspadaan sudah kami sampaikan, debit air memang di luar kebiasaan,” kata Entis.

Hingga kini, pihak kelurahan belum dapat memastikan jumlah rumah maupun warga yang terdampak. Proses pendataan masih dilakukan oleh tim kelurahan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon.

“Saat ini masih dilakukan asesmen di lapangan. Beberapa RW lain juga sempat terendam, namun airnya relatif cepat surut,” ungkapnya.

Meluasnya banjir, lanjut Entis, juga dipengaruhi meningkatnya debit Sungai Terusan Cikalong dan Kalipacit yang meluap bersamaan dengan curah hujan tinggi.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo membenarkan banjir di Kelurahan Kalijaga kali ini memiliki cakupan lebih luas dibandingkan kejadian sebelumnya.

“Dari hasil asesmen, banjir meluas akibat kombinasi tingginya debit sungai dan adanya tanggul yang jebol, termasuk di kawasan Perumahan Buana Residence yang sebelumnya tidak pernah terdampak,” ujar Andi.

BPBD bersama unsur terkait, kata Andi, saat ini terus melakukan pemantauan serta pendataan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *