Atap Kantor Disnaker Kota Cirebon Ambruk, Enam Ruangan Rusak Parah
Cirebon,- Insiden ambruknya atap terjadi di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon pada akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari dan mengakibatkan sejumlah ruangan mengalami kerusakan cukup parah.
Sedikitnya enam ruangan di bagian selatan gedung terdampak runtuhan atap. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena peristiwa terjadi di luar jam kerja.
Namun, beberapa fasilitas kantor, termasuk perangkat komputer, dilaporkan rusak akibat tertimpa material bangunan.
Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam menjelang Sabtu, sekitar pukul 24.00 WIB. Menurutnya, atap yang ambruk berada di gedung lama yang selama ini masih digunakan untuk aktivitas perkantoran.
“Yang ambruk itu atap gedung bagian selatan. Dari tujuh ruangan, enam di antaranya terdampak,” ujar Agus saat ditemui About Cirebon di kantornya, Senin (26/1/2026).
Enam ruangan tersebut terdiri dari satu ruang gudang, dua ruang pelatihan, ruang Kepala UPT Pelatihan, ruang Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja (PKPTK), serta ruang staf bidang terkait.
Agus menyebutkan, secara umum struktur utama bangunan masih tergolong kokoh. Namun, bagian atap yang menggunakan rangka baja ringan diduga tidak mampu menahan beban, terlebih intensitas hujan cukup tinggi sejak Jumat pagi hingga malam hari.
“Kalau untuk struktur utama bangunannya sudah lama tapi masih kuat. Terakhir diperbaiki seingat saya sekitar tahun 2008,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah perangkat elektronik ikut terdampak. Di dua ruang pelatihan saja terdapat sekitar 32 unit komputer, ditambah perangkat di ruang kepala bidang dan staf.
“Sementara ini terdata sekitar 10 unit komputer rusak dan terkena air. Sisanya masih dalam pengecekan,” kata Agus.
Ia juga menegaskan sebelum kejadian tidak terlihat adanya tanda-tanda kerusakan pada atap. Hingga Jumat siang, seluruh ruangan masih digunakan seperti biasa.
“Tidak ada tanda atap miring atau retak. Jumat siang aktivitas masih berjalan normal. Sekarang kami menggunakan ruang sementara dan tentu berharap bisa mendapatkan tempat kerja yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon, Rachman Hidayat menyampaikan pihaknya telah menerima arahan langsung dari Wali Kota Cirebon untuk segera menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Kami sudah mendapat instruksi dari Pak Wali. Dalam waktu dekat tim akan turun ke lokasi untuk melihat kondisi dan menghitung kebutuhan perbaikan,” ujar Rachman.
Ia menambahkan, hasil kajian teknis nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah. Jika kebutuhan perbaikan cukup besar, opsi relokasi sementara kantor Disnaker ke gedung lain juga menjadi pertimbangan.
“Kalau anggarannya besar, ada kemungkinan relokasi sementara seperti yang diarahkan Pak Wali,” pungkasnya. (HSY)














