Festival Ramadan Cirebon Hadirkan 504 Lapak Gratis di Jalan Siliwangi Kota Cirebon
Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon memberi ruang bagi para pelaku usaha kecil untuk mengais rezeki selama bulan suci melalui gelaran Festival Ramadan 1447 Hijriah. Ratusan lapak disiapkan di sepanjang Jalan Siliwangi, mulai dari kawasan depan Pasar Pagi hingga mendekati Perempatan Krucuk.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman menyampaikan area tersebut memang diplot sebagai pusat aktivitas pedagang musiman Ramadan.
Ia menjelaskan, total tempat yang tersedia mencapai 504 lapak. Dari jumlah itu, pendaftaran yang masuk disebut telah melampaui separuh kapasitas.
“Saat ini sudah lebih dari 60 persen yang terisi,” ujar Iing, Sabtu (14/2/2026).
Yang menjadi kabar baik, kata Iing, para pedagang tidak akan dibebani retribusi ataupun biaya sewa. Seluruh tempat yang disediakan bisa dimanfaatkan secara cuma-cuma.
“Penempatan lapak gratis, tidak dipungut biaya,” tegasnya.
Festival ini akan berlangsung sejak sore hari hingga menjelang subuh. Adapun komoditas yang boleh dijajakan meliputi makanan-minuman untuk berbuka maupun sahur, serta produk fesyen.
“Jam operasional ditetapkan mulai pukul 15.00 WIB sampai 04.00 WIB. Dengan rentang waktu itu, diharapkan perputaran ekonomi masyarakat bisa berlangsung maksimal sepanjang Ramadan,” kata Iing.
Walaupun aktivitas perdagangan dipastikan ramai, pemerintah menegaskan jalur utama tetap dapat dilintasi kendaraan. Lapak hanya menempati bahu jalan di kanan dan kiri dengan lebar terbatas.
“Nanti pengaturan teknisnya dibantu petugas Dinas Perhubungan, tapi akses lalu lintas tidak ditutup,” ungkapnya.
Untuk menjaga kenyamanan publik, pedagang dilarang menggunakan trotoar. Beberapa lokasi vital seperti area Balai Kota, Alun-alun, serta Rumah Sakit Sumber Kasih juga dipastikan bebas dari aktivitas jual beli.
“Kami juga menyiapkan kantong parkir agar pengunjung mudah mengakses kawasan festival tanpa mengganggu arus kendaraan di Jalan Siliwangi,” pungkasnya. (HSY)














