Program Penataan Kabel Fiber Optik Kota Cirebon Rampung 2026, Lanjut ke Pemukiman 2027
Cirebon,- Pemerintah Kota Cirebon terus mengintensifkan pembahasan penataan jaringan kabel fiber optik melalui sistem bawah tanah atau ducting terpadu. Program ini dilakukan untuk merapikan infrastruktur kabel di sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan permukiman warga.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, kembali menegaskan komitmen tersebut saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Cirebon Tahun 2027 di Ruang Gotrasawala Bappelitbangda, Jalan Monumen No. 1, Kamis (29/1/2026).
Dalam sambutannya, Edo menyampaikan penataan kabel melalui sistem ducting akan dilakukan secara menyeluruh di seluruh jalan di Kota Cirebon, tidak hanya di jalan protokol tetapi juga menjangkau lingkungan rukun warga (RW).
“Ducting akan dilakukan di seluruh jalan-jalan di Kota Cirebon, bahkan sampai di jalan-jalan RW,” ujar Edo.
Ia menjelaskan, setelah penataan kabel di wilayah perkotaan rampung, program akan dilanjutkan hingga ke kawasan permukiman warga dengan penerapan sistem satu tiang bersama. Skema ini diharapkan mampu mengurangi keberadaan tiang baru yang kerap menambah kesemrawutan tata kota.
“Dengan sistem satu tiang bersama, sehingga tidak akan ada tiang-tiang baru,” tegasnya.
Menurut Edo, penataan kabel fiber optik dengan sistem ducting di ruas-ruas jalan Kota Cirebon ditargetkan selesai pada tahun 2026. Selanjutnya, pada 2027 penataan akan diperluas hingga kawasan permukiman warga sehingga jaringan kabel di tingkat kota hingga pemukiman dapat tertata rapi.
“Tahun 2027 sudah selesai di tingkat perkotaan hingga pemukiman. Kami sudah intensif melakukan diskusi terkait penataan kabel,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Edo, program penataan kabel masih terus dimatangkan melalui berbagai pembahasan dan koordinasi lintas pihak. Dalam pelaksanaannya nanti, Pemerintah Kota Cirebon akan berkolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).
“Pelaksanaannya nanti akan dikoordinasikan bersama asosiasi. Terkait siapa yang akan melaksanakan di Kota Cirebon, itu akan ditentukan oleh mereka,” pungkasnya. (HSY)














