Menteri PU Pastikan Jalan Nasional Cirebon Aman Dilintasi Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Cirebon,- Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan pemantauan langsung kondisi jalan nasional, termasuk ruas yang berada di wilayah Cirebon, Jumat (19/12/2025) malam.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelayakan infrastruktur sehingga masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.
Dody menyampaikan jalan nasional di Cirebon secara umum sudah siap digunakan. Kendati demikian, ia menegaskan pengawasan tetap dilakukan secara ketat melalui inspeksi rutin setiap hari di semua ruas jalan.
“Pengawasan harian penting dilakukan mengingat cuaca ekstrem masih terjadi di sejumlah daerah, dengan curah hujan tinggi yang berpotensi merusak struktur jalan,” ujarnya.
Dody menuturkan, untuk saat ini tidak ditemukan lubang di jalan nasional. Namun, ia mengingatkan jika hujan terus mengguyur secara intens, kerusakan sewaktu-waktu bisa muncul. Karena itu, tim pengawas tetap disiagakan agar respon terhadap kerusakan dapat dilakukan segera.
“Inspeksi tetap berjalan karena potensi kerusakan akibat hujan selalu ada,” kata Dody.
Ia menjelaskan setiap kerusakan, terutama lubang pada jalan, akan segera ditangani melalui penambalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Secara keseluruhan, kondisi jalan nasional di Cirebon dan sekitarnya dinilai cukup baik dengan tingkat kemantapan mencapai 96 hingga 97 persen.
Dody juga mengungkapkan adanya beberapa pekerjaan perbaikan di sejumlah titik jalan tol yang turut dipantau.
Untuk jalur yang rawan bencana di Jawa Barat, pemerintah telah menyiapkan alat berat dan material penimbunan di sejumlah titik yang berpotensi longsor maupun banjir.
“Meski sudah siap, karena kondisi cuaca tidak menentu, kami tetap bersiaga penuh 24 jam untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Berdasarkan data Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, terdapat 57 lokasi rawan banjir dan 70 titik rawan longsor di jalur nasional wilayah tersebut. Selain itu, tercatat pula 128 titik rawan kemacetan serta 51 titik rawan kecelakaan. (HSY)














