PT EWF Cirebon Optimistis Capai 50 Persen Target Transaksi Akhir 2025

Cirebon,- Menjelang penutupan tahun 2025, PT Equityworld Futures (EWF) Cabang Cirebon menunjukkan kinerja positif.

Hingga akhir November, EWF Cirebon telah membukukan volume transaksi sebesar 2,6 juta dolar AS atau setara Rp26 miliar, dan optimistis mampu mencapai 50 persen dari target tahunan sebesar 6 juta dolar AS.

Pimpinan Cabang EWF Cirebon, Ernest Firman mengatakan volume transaksi menjadi indikator utama pencapaian kinerja perusahaan setiap tahun.

“Sampai saat ini, sebelum akhir tahun, kami sudah mencapai 2,6 juta dolar. Masih ada satu bulan lagi, dan saya rasa kami bisa mencapai setengah dari target yang ditetapkan,” ujar Ernest, Selasa (2/12/2025).

Selain capaian transaksi, EWF Cirebon juga mencatat pertumbuhan jumlah nasabah baru. Tahun lalu total nasabah baru mencapai 67 orang, dan hingga November tahun ini jumlahnya sudah mencapai 60 orang.

“Harapannya, sampai akhir Desember kami bisa melampaui pencapaian tahun lalu. Tren pertumbuhannya cukup baik,” ungkapnya.

Ernest menjelaskan tingginya minat masyarakat terhadap aktivitas trading salah satunya dipengaruhi oleh performa komoditas emas yang meningkat tajam sepanjang tahun 2025.

“Harga emas tahun ini luar biasa, naik hampir 100 persen. Dari awal tahun sekitar 2.000-an, sekarang berada di level 4.300. Daya tarik produk ini tentu sangat kuat,” jelasnya.

Menurutnya, di tengah kondisi ekonomi yang membuat sebagian masyarakat menahan pengeluaran, banyak yang mencari alternatif untuk menambah pendapatan melalui aktivitas trading.

Melihat tren pasar, Ernest memprediksi emas akan tetap menjadi primadona di tahun 2026. Pelemahan dolar AS diperkirakan akan membuat harga emas terus menguat.

“Perkembangan ekonomi Amerika saat ini masih belum stabil. Jika dolar kembali melemah, emas pasti bersinar lagi. Untuk tahun depan, angka 4.500 itu sangat mungkin tercapai,” tuturnya.

Selain emas, komoditas minyak juga diprediksi akan memiliki potensi yang tidak kalah menjanjikan.

“Minyak dan emas biasanya bergerak searah. Jadi prospeknya juga bagus,” katanya.

Sementara itu, untuk komoditas perak, Ernest menilai penggunaannya lebih terbatas karena lebih banyak digunakan untuk kebutuhan industri.

“Tidak banyak orang yang menyimpan perak sebagai instrumen investasi, berbeda dengan emas,” jelasnya.

Pada 2025, EWF Cirebon juga memperluas jaringan kemitraan, termasuk bekerja sama dengan sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) di Cirebon dan luar daerah. Terbaru, EWF menjalin kemitraan dengan LPK Bandung Barat.

“Tahun ini kami lagi banyak-banyaknya kerja sama. Harapannya semakin banyak orang tahu bahwa EWF bisa menjadi tempat bagi mereka yang ingin belajar dan berkegiatan di bidang trading, baik dari Cirebon maupun luar kota,” kata Ernest.

Hingga akhir November, jumlah peserta kemitraan telah meningkat signifikan. Meski demikian, Ernest menilai target 100 peserta masih cukup berat untuk dicapai tahun ini.

“Mungkin sekitar 80-an yang realistis sampai akhir tahun,” pungkasnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *